Example floating
Example floating
Example 728x250
Pemerintahan

Kemenko Polkam : Port Visit Jadi Instrumen Soft Power Diplomasi

15
×

Kemenko Polkam : Port Visit Jadi Instrumen Soft Power Diplomasi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

JATIMTERBARU.COM, SURABAYA – Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) terus perkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga guna mematangkan persiapan kegiatan port visit Indonesia ke kawasan Pasifik dan Oseania.

Example 300x600

Upaya tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang diselenggarakan di atas Kapal Republik Indonesia dr. Wahidin Sudirohusodo-991 (KRI WSH-991), Surabaya, Jawa Timur, Rabu (03/06/2026).

“Port visit merupakan instrumen diplomasi strategis yang tidak hanya perkuat hubungan antarnegara, tetapi juga perluas pengaruh positif Indonesia di kawasan melalui pendekatan damai, konstruktif, dan berorientasi pada manfaat nyata,” ujar Deputi Bidang Koordinasi Politik Luar Negeri Kemenko Polkam, Duta Besar Mohammad K. Koba.

Deputi Koba menjelaskan bahwa port visit merupakan salah satu wujud soft power diplomacy Indonesia yang efektif. Menurutnya, kehadiran armada laut Indonesia membawa pesan persahabatan, perdamaian, dan kepedulian terhadap masyarakat di kawasan Pasifik dan Oseania.

“Melalui port visit, Indonesia tidak hanya hadir secara simbolis, tetapi juga bawa misi kemanusiaan, kerja sama, dan penguatan kepercayaan dengan negara-negara sahabat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Deputi Koba menilai kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan Indonesia dengan negara-negara Pasifik dan Oseania, khususnya melalui pendekatan people-to-people contact.

Setiap kegiatan sosial dan kemanusiaan yang dilaksanakan selama port visit diharapkan dapat memberi manfaat langsung bagi masyarakat setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Deputi Koba juga tegaskan komitmen Indonesia untuk terus berperan aktif dalam mendukung pembangunan, kesejahteraan, dan stabilitas kawasan Pasifik melalui berbagai program kerja sama pembangunan, bantuan kemanusiaan, serta mekanisme hibah yang telah berjalan.

“Kehadiran unsur TNI Angkatan Laut secara damai merupakan bagian dari diplomasi maritim Indonesia. Langkah ini tegaskan komitmen Indonesia untuk membangun kepercayaan, memperkuat persahabatan, dan menjaga stabilitas kawasan,” ungkapnya.

Mengakhiri sambutannya, Deputi Koba mengajak seluruh kementerian, lembaga, dan pemangku kepentingan terkait untuk terus memperkuat sinergi guna memastikan keberhasilan pelaksanaan port visit 2026.

“Kesuksesan misi besar ini sangat bergantung pada integrasi kerja yang solid di antara kita,” ujarnya.

 

Sumber : Humas Kemenko Polkam RI

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *