Example floating
Example floating
Example 728x250
Pemerintahan

Akselerasi Koridor Selatan : Sinergi Strategis Bakorwil III dan Pemkab Malang Menuju Pusat Ekonomi Baru

12
×

Akselerasi Koridor Selatan : Sinergi Strategis Bakorwil III dan Pemkab Malang Menuju Pusat Ekonomi Baru

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JATIMTERBARU.COM, MALANG – Langkah progresif diambil oleh Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) III Malang bersama Pemerintah Kabupaten Malang dalam mempercepat transformasi Koridor Selatan Jawa Timur.

Melalui pertemuan strategis yang digelar di Ruang Rapat Rumah Dinas Bupati Malang pada Selasa (28/7/2026), kedua belah pihak sepakat memperkuat sinkronisasi kebijakan guna menyulap kawasan selatan menjadi episentrum pertumbuhan ekonomi baru yang terintegrasi dalam cetak biru Malang Raya Megapolitan.

Example 300x600

Pertemuan yang dipimpin langsung oleh Kepala Bakorwil III Malang, Asep Kusdinar, dan Bupati Malang, H.M. Sanusi, ini menjadi momentum penting bagi penyelarasan program kerja Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan daerah.

Fokus utamanya adalah mengorkestrasi melimpahnya potensi lokal, mulai dari sektor maritim, pertanian, pariwisata, hingga industri kreatif agar mampu memberikan dampak kesejahteraan yang optimal bagi masyarakat.

Dalam audiensi tersebut, Bupati Malang H.M. Sanusi memaparkan sejumlah proyeksi strategis regional. Salah satu prioritas utama yang diajukan ke tingkat provinsi adalah revitalisasi total Pelabuhan Sendang Biru.

“Kami memproyeksikan Pelabuhan Sendang Biru dapat di-upgrade menjadi pelabuhan berskala besar yang mampu bersandar kapal-kapal berukuran raksasa, termasuk kapal pesiar (cruise). Ini akan menjadi game changer bagi sektor perikanan, logistik, dan pariwisata bahari di Kabupaten Malang,” ujar Sanusi.

Selain infrastruktur kepelabuhanan, Pemkab Malang juga tengah serius mengurai kendala regulasi pengelolaan kawasan pantai selatan yang sebagian besar masuk dalam wilayah kerja Perum Perhutani.

Saat ini, koordinasi intensif terus dibangun bersama Kementerian Kehutanan untuk menemukan formula pengelolaan yang adaptif menjaga kelestarian ekologi sekaligus membuka ruang pemanfaatan ekonomi bagi warga lokal.

Sebagai langkah konkret, Sanusi mendorong percepatan penerbitan sertifikat lahan kawasan wisata Pantai Balekambang seluas 10 hektare. Sementara di sisi lain, Pantai Ngliyep dilaporkan mulai memikat investor global yang berencana menyulapnya menjadi destinasi wisata modern bertaraf internasional.

Di hadapan jajaran Bakorwil, Bupati Sanusi memaparkan sejumlah capaian dan proyek strategis yang sedang berjalan yaitu Sektor Pendidikan & Militer : Berdirinya Kampus Sekolah Taruna Nusantara di Kecamatan Pagak dengan kapasitas 2.000 siswa, penyediaan lahan 30 hektare untuk pengembangan Universitas Brawijaya (UB) di Kepanjen, rencana pembangunan Universitas Islam Negeri (UIN) di Turen, serta progres Sekolah Rakyat di Dampit yang dijadwalkan diresmikan oleh Presiden RI pada September 2026.

Peningkatan status dan pelebaran Jalan Nasional Gondanglegi–Balekambang, serta optimalisasi potensi industri garam lokal dengan kandungan \text{NaCl} mencapai 97 persen, yang siap dihilirisasi menjadi produk bernilai tambah tinggi.

Menanggapi paparan tersebut, Kepala Bakorwil III Malang, Asep Kusdinar, menegaskan komitmennya untuk mengawal seluruh aspirasi pembangunan Kabupaten Malang agar selaras dengan program prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Asep menekankan bahwa sektor pariwisata harus diposisikan sebagai key driver (penggerak utama) melalui pendekatan place branding dan place marketing yang kuat. Kabupaten Malang, menurutnya, memiliki modal alam yang sangat lengkap untuk didorong menjadi destinasi pariwisata premium.

Untuk mewujudkan ekosistem pariwisata yang matang, Asep menawarkan sebuah pendekatan inovatif berupa kolaborasi berbasis akademik.

“Kami mengusulkan agar Pemkab Malang menetapkan beberapa kawasan prioritas, lalu melombakannya dalam kompetisi akademik yang melibatkan perguruan tinggi. Output-nya berupa model bisnis pariwisata premium dan desain kawasan yang akan menjadi bank of ideas. Langkah inovatif ini akan mempermudah kita dalam menarik investor strategis,” jelas Asep.

Pertemuan tingkat tinggi ini diakhiri dengan kesepakatan bersama untuk mengawal lima poin krusial pembangunan kawasan selatan :

1. Percepatan penyelesaian Jalal Lintas Selatan (JLS).

2. Revitalisasi dan pengembangan Pelabuhan Sendang Biru.

3. Akselerasi pembangunan Jalan Tol Malang–Kepanjen.

4. Penguatan infrastruktur pendidikan dan layanan kesehatan.

5. Peningkatan ekosistem pariwisata berbasis inovasi.

Melalui komitmen yang solid ini, Bakorwil Malang dan Pemkab Malang optimistis Koridor Selatan Jawa Timur tidak hanya akan menjadi beranda depan pembangunan ekonomi regional, tetapi juga menjadi pilar penting penyokong visi besar Indonesia Emas 2045.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *