Example 300x600
Example floating
Example floating
Example 1600x408
Pemerintahan

Mitigasi Banjir Diperkuat, Pemkot Malang Normalisasi Saluran Air di Pandanwangi

102
×

Mitigasi Banjir Diperkuat, Pemkot Malang Normalisasi Saluran Air di Pandanwangi

Sebarkan artikel ini
Pemkot Malang Mitigasi Banjir (Foto Istimewa)

JATIMTERBARU.COM, MALANG KOTA — Pemerintah Kota Malang memperkuat langkah mitigasi banjir dengan melakukan normalisasi saluran air di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Rabu (9/9/2026).

Upaya tersebut dilakukan untuk memperlancar aliran air sekaligus mengantisipasi potensi genangan yang selama ini dikeluhkan warga.

Example 300x600

Normalisasi dilaksanakan melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang dengan menyasar Saluran Irigasi Sengkaling kiri sepanjang sekitar 200 meter.

Sebelum proses pengerukan dilakukan, tim gabungan yang terdiri atas DPUPRPKP, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Satpol PP Kota Malang terlebih dahulu melakukan penertiban terhadap sejumlah bangunan tembok yang berdiri di atas jalur irigasi.

Keberadaan bangunan tersebut dinilai menghambat kelancaran aliran air sehingga perlu ditangani sebagai bagian dari upaya penataan dan normalisasi saluran.

Langkah penertiban dilakukan melalui koordinasi dan kesepakatan bersama. Pemilik pabrik karet setempat menyatakan kesediaannya untuk membongkar secara mandiri bangunan yang berada di atas saluran irigasi.

Dalam prosesnya, Pemkot Malang turut memberikan dukungan berupa penyediaan alat berat dan pendampingan teknis.

Dukungan tersebut diberikan untuk membantu kelancaran pembongkaran sekaligus mempercepat proses normalisasi di lapangan.

Kepala DPUPRPKP Kota Malang sekaligus Pj. Sekretaris Daerah Kota Malang, Dandung Julhardjanto, mengapresiasi sikap kooperatif pemilik bangunan.

Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan penanganan saluran air dapat berjalan aman, efektif, dan tepat sasaran.

“Pemilik sudah menyatakan kesediaannya untuk membongkar secara mandiri. Pemerintah hadir memberikan dukungan alat dan teknis agar prosesnya dapat berjalan aman dan efektif,” ujar Dandung.

Ia menegaskan, penanganan persoalan drainase tidak cukup hanya mengandalkan intervensi pemerintah.

Dibutuhkan keterlibatan seluruh pihak, termasuk pemilik bangunan dan masyarakat, agar upaya mitigasi banjir dapat memberikan hasil yang berkelanjutan.

“Sinergi lintas elemen ini diharapkan mampu menjadi teladan bahwa mitigasi bencana merupakan tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Malang Heru Mulyono mengatakan, normalisasi saluran tersebut merupakan respons pemerintah terhadap laporan warga Perumahan The Nirvana Cluster Velvet yang selama ini menghadapi persoalan banjir dan genangan.

Hasil identifikasi di lapangan menunjukkan, salah satu persoalan yang memengaruhi aliran air berada di kawasan pabrik karet Sawojajar.

Hambatan pada jalur tersebut berpotensi mengurangi kapasitas aliran, terutama ketika debit air meningkat.

“Upaya yang dilakukan adalah menormalisasi kembali saluran air yang ada, supaya kita lihat debit airnya seperti apa, dan nanti tetap ada kelanjutan rehabilitasi saluran air sampai dengan ke arah sungai,” jelas Heru.

Menurutnya, normalisasi kali ini menjadi bagian dari rangkaian penanganan yang akan dilanjutkan dengan rehabilitasi saluran menuju sungai.

Dengan sistem aliran yang kembali berfungsi optimal, kapasitas drainase diharapkan mampu menampung dan mengalirkan air secara lebih baik.

Pemkot Malang berharap langkah tersebut tidak hanya mampu mengurangi genangan di kawasan Perumahan Nirvana Cluster Velvet, tetapi juga memperkuat sistem drainase kawasan Pandanwangi dalam menghadapi potensi peningkatan debit air.

Penanganan ini sekaligus menegaskan komitmen Pemkot Malang untuk mengedepankan langkah preventif dan kolaboratif dalam menghadapi ancaman banjir, dengan memastikan infrastruktur pengendali air berfungsi secara optimal dan terintegrasi hingga ke aliran sungai.

Example 468x60
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *