Example 300x600
Example floating
Example floating
Example 1600x408
Pemerintahan

Raih WBBM, Dispendukcapil Kota Malang Jadi Inspirasi Reformasi Birokrasi

72
×

Raih WBBM, Dispendukcapil Kota Malang Jadi Inspirasi Reformasi Birokrasi

Sebarkan artikel ini

JATIMTERBARU.COM, MALANG — Pemerintah Kota Malang kembali menorehkan capaian dalam penguatan reformasi birokrasi. Hal itu usai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Malang berhasil meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

Predikat tersebut mendapat apresiasi langsung dari Wali Kota Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M. Piagam penghargaan WBBM diserahkan kepada Kepala Dispendukcapil Kota Malang, Ir. Dahliana Lusi Ratnasari, M.M., dalam rangkaian Apel ASN Pemerintah Kota Malang di halaman Balai Kota Malang, Senin (7/9/2026).

Example 300x600

Wahyu menilai capaian tersebut menjadi indikator bahwa reformasi birokrasi di lingkungan Pemkot Malang tidak berhenti pada pemenuhan administratif, tetapi mulai menghasilkan perubahan nyata dalam tata kelola pemerintahan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Predikat WBBM ini menunjukkan bahwa reformasi birokrasi di Kota Malang terus berjalan dan memberikan hasil nyata. Pelayanan publik harus semakin mudah, cepat, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tegas Wahyu.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Dispendukcapil atas konsistensi, dedikasi, dan kerja keras dalam membangun pelayanan publik yang berintegritas. Menurutnya, penghargaan tersebut harus menjadi energi baru untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan standar pelayanan yang telah dicapai.

Namun, Wahyu mengingatkan agar predikat WBBM tidak dipandang sebagai titik akhir. Sebaliknya, capaian itu harus menjadi pijakan untuk melakukan evaluasi secara berkelanjutan, memperkuat inovasi, serta memastikan setiap bentuk pelayanan benar-benar memberikan kemudahan bagi masyarakat.

“Penghargaan ini harus menjadi penyemangat untuk terus mempertahankan dan meningkatkan standar pelayanan,” ujarnya.

Lebih jauh, Wahyu mendorong keberhasilan Dispendukcapil menjadi referensi bagi perangkat daerah lainnya. Budaya birokrasi yang bersih, profesional, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat dinilai perlu diperluas melalui inovasi dan pembenahan sesuai karakteristik masing-masing organisasi perangkat daerah.

“Semangat dan komitmen Dispendukcapil ini patut menjadi inspirasi bagi seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Malang. Capaian ini bukan hanya prestasi satu perangkat daerah, tetapi menjadi dorongan bagi kita semua untuk terus berbenah dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.

Wahyu menegaskan, substansi reformasi birokrasi pada akhirnya harus diukur dari dampaknya terhadap masyarakat.

Oleh sebab itu, seluruh aparatur Pemkot Malang diminta terus memperkuat integritas, profesionalitas, dan budaya pelayanan sebagai bagian dari upaya membangun pemerintahan yang semakin responsif.

“Ukuran keberhasilan birokrasi bukan hanya seberapa banyak penghargaan yang kita raih, tetapi seberapa besar manfaat yang dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya.

 

 

Sumber Prokopim Pemkot Malang

Example 468x60
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *