JATIMTERBARU.COM, KEDIRI – Kodim 0809/Kediri memperkuat dukungan terhadap operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui program penyediaan air bersih. Komitmen tersebut mengemuka saat jajaran Kodim Kediri mengikuti video conference (vidcon) Bhakti TNI AD Air Bersih untuk KDKMP yang dipimpin Paban V/Wilhanrat dari Mabesad, Jumat (23/10/2026).
Jajaran Kodim 0809/Kediri mengikuti kegiatan secara virtual dari Ruang Puskodal Ops Kodim. Pertemuan tersebut menjadi forum koordinasi untuk menyelaraskan langkah pelaksanaan program sekaligus membahas dukungan air bersih bagi KDKMP di daerah.
Sejumlah pejabat dan personel turut mengikuti vidcon, yakni Pabung 0809/Kediri Mayor Inf. Ngatari, Danramil 0809/04 Ngasem Kapten Cba Mulyanto, Pasiter Kodim 0809/Kediri Lettu Cba Imam Sofingi, Batuud Koramil 0809/04 Ngasem Pelda Heru, serta Babinsa Desa Toyoresmi Sertu Ahmad.
TNI AD Perluas Akses Air Bersih
Dalam arahannya, Paban V/Wilhanrat Kolonel Inf. Denny Noviandi menjelaskan bahwa program Bhakti TNI AD Air Bersih untuk KDKMP merupakan salah satu program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Program ini menyasar kebutuhan air bersih untuk mendukung kelancaran operasional Koperasi Merah Putih di berbagai wilayah Indonesia.
Program tersebut melanjutkan upaya TNI AD melalui gerakan Manunggal Air. Hingga Mei 2025, program itu telah menghasilkan 4.129 titik sumber air bersih, mulai dari pompa hidram, sumur bor, hingga pompa gravitasi. Capaian tersebut membantu lebih dari 1,4 juta jiwa memperoleh akses air bersih.
Denny menegaskan bahwa ketersediaan air bersih menjadi faktor penting bagi keberlangsungan kegiatan KDKMP. Selain menunjang aktivitas koperasi, sumber air yang memadai juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitarnya.
“Air bersih adalah kebutuhan dasar. KDKMP tidak akan bisa berjalan maksimal tanpa dukungan air bersih. TNI AD hadir untuk memastikan setiap titik Koperasi Merah Putih memiliki sumber air yang layak untuk operasional dan untuk masyarakat sekitar,” tegas Denny dalam vidcon tersebut.
Kodim Kediri Petakan Kebutuhan Air di Wilayah
Menindaklanjuti arahan tersebut, Dandim 0809/Kediri Letkol Inf. Dhavid Nur Hadiansyah menyatakan kesiapan jajarannya untuk mendata kebutuhan air bersih di lokasi KDKMP, khususnya di wilayah Kabupaten Kediri.
Kodim akan mengoptimalkan peran Babinsa untuk mengidentifikasi koperasi yang masih menghadapi kendala akses air. Hasil pendataan itu menjadi dasar untuk menentukan kebutuhan pembangunan sarana air bersih sesuai kondisi setiap lokasi.
“Kami Kodim 0809/Kediri siap mendukung penuh. Kami akan segera petakan bersama Babinsa, mana KDKMP yang masih kesulitan air. Nanti akan kita dorong pembangunan sumur bor maupun pipanisasi seperti yang sudah kita lakukan di program Manunggal Air sebelumnya,” ujar Dhavid.
Menurutnya, pemetaan kebutuhan menjadi langkah awal agar pelaksanaan program tepat sasaran. Dengan begitu, Kodim dapat mendorong solusi yang sesuai, baik melalui pembangunan sumur bor maupun pemasangan jaringan pipa.
Sinergi untuk Perkuat Kemandirian Desa
Dhavid juga menekankan pentingnya kolaborasi antara TNI AD, pemerintah daerah, dan pengurus KDKMP. Kerja sama tersebut diharapkan mempercepat penyediaan sarana air bersih sekaligus mendukung kemandirian desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dukungan ini juga sejalan dengan upaya TNI AD memperkuat ketahanan wilayah melalui kegiatan karya bakti. Kehadiran fasilitas air bersih di lingkungan KDKMP diharapkan mampu menunjang aktivitas koperasi sekaligus memenuhi kebutuhan warga sekitar.
Vidcon tersebut berlangsung lancar dan ditutup dengan sesi tanya jawab. Para peserta membahas sejumlah aspek teknis pelaksanaan program sebagai bekal koordinasi dan tindak lanjut di lapangan.
















