JATIMTERBARU.COM, MALANG — Gelaran tahunan Festival Mbois 11 memasuki tahap akhir persiapan. Sehari menjelang pembukaan yang dijadwalkan berlangsung Jumat (21/8/2026), kesiapan teknis maupun artistik di area acara telah mencapai sekitar 85 persen.
Ketua Pelaksana Festival Mbois 11, Gedeon Surya Hardi, mengatakan panitia kini memusatkan perhatian pada proses finishing, terutama penyelesaian fasilitas pendukung, penataan area, hingga pemasangan sejumlah instalasi seni.
“Persiapan hari ini sudah sekitar 85 persen. Kami sedang melakukan finishing untuk tenda-tenda dan pemasangan instalasi karya dari teman-teman Media Art,” ujar Gedeon saat ditemui di lokasi acara, Kamis (20/8/2026).
Sejumlah agenda pendukung bahkan telah berlangsung sejak H-2. Salah satunya babak penyisihan turnamen mini soccer yang melibatkan pelajar tingkat SD dan SMP.
Kehadiran peserta dan masyarakat dalam rangkaian awal tersebut menunjukkan antusiasme yang cukup tinggi terhadap Festival Mbois 11.
Tingginya perhatian publik terhadap festival juga terlihat dari meningkatnya trafik pada media sosial maupun portal resmi Festival Mbois 11.
Meski demikian, penjualan tiket secara daring untuk tiga hari pelaksanaan masih berada di bawah 50 persen dari target keseluruhan sebanyak 20.000 tiket. Pada fase pra-penjualan, tiket daring telah terjual lebih dari 1.000 lembar.
Untuk memperluas akses masyarakat sekaligus mengantisipasi calon pengunjung yang belum memperoleh tiket secara daring, panitia menyiapkan layanan pembelian tiket langsung atau on the spot di lokasi acara.
Loket tersebut ditempatkan di sisi selatan pintu utama dan sekaligus melayani penukaran bukti pembelian tiket daring.
“Kami menyadari tidak semua calon pengunjung memiliki akses aplikasi pembayaran mitra (Primo). Karena itu, kami mengandalkan penjualan on the spot besok sebagai puncak pemenuhan target,” jelas Gedeon.
Lebih dari sekadar festival hiburan, Festival Mbois 11 kembali menegaskan perannya sebagai ruang tumbuh dan bertemunya berbagai elemen ekonomi kreatif lokal.
Tahun ini, sebanyak 150 UMKM turut ambil bagian dengan membawa beragam produk dan kreativitas dari Malang Raya.
Sektor kuliner akan menghadirkan aneka olahan khas lokal, sementara sektor kriya dan fashion menampilkan produk kerajinan serta busana karya pelaku usaha daerah.
Tidak kalah menarik, zona Retro dan Literasi juga disiapkan sebagai ruang untuk menghadirkan nuansa nostalgia, koleksi barang unik, sekaligus berbagai karya dan aktivitas literasi.
“Seluruh peserta UMKM yang terdaftar 100 persen merupakan pelaku usaha lokal yang berdomisili dan menjalankan bisnisnya di Kota Malang,” tegas Gedeon.
Kehadiran ratusan pelaku UMKM tersebut memperlihatkan bahwa Festival Mbois 11 tidak hanya diarahkan sebagai agenda rekreatif, tetapi juga menjadi etalase kreativitas sekaligus ruang penguatan ekonomi kreatif masyarakat lokal.
Rangkaian pembukaan Festival Mbois 11 pada Jumat besok akan diawali dengan agenda ibadah bersama yang menghadirkan tokoh masyarakat, Gus Isa. Agenda tersebut kemudian dilanjutkan dengan seremoni pembukaan resmi.
Panitia menjanjikan sajian visual yang atraktif sebagai bagian dari opening ceremony. Dengan persiapan yang telah memasuki tahap akhir, Festival Mbois 11 diharapkan mampu menghadirkan pengalaman yang lebih dari sekadar hiburan, sekaligus memperkuat ekosistem kreativitas, kolaborasi, dan ekonomi kreatif di Malang.
Festival Mbois 11 pun diproyeksikan menjadi ruang perjumpaan antara komunitas, pelaku UMKM, seniman, pelajar, kreator, hingga masyarakat luas dalam satu panggung kreativitas yang merepresentasikan semangat dan karakter Malang.
















