JATIMTERBARU.COM, SIDOARJO – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menempatkan sinergi bersama TNI sebagai bagian penting dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan yang terus berkembang. Kerja sama lintas sektor dinilai dibutuhkan untuk memperkuat ketahanan daerah sekaligus menjawab persoalan sosial yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Pj Sekda Sidoarjo M. Ainur Rohman saat membacakan amanat Bupati Sidoarjo H. Subandi pada upacara peringatan HUT ke-81 TNI di Lapangan Desa Kwangsan, Kecamatan Sedati, Senin (5/10/2026).
Dalam amanatnya, Subandi menyoroti perubahan karakter tantangan yang dihadapi masyarakat. Persoalan keamanan kini berjalan beriringan dengan dinamika ekonomi, perkembangan teknologi serta stabilitas sosial. Kondisi tersebut membutuhkan pola kerja bersama yang lebih kuat antara pemerintah daerah, TNI dan berbagai unsur masyarakat.
Menurutnya, hubungan kelembagaan antara Pemkab Sidoarjo dan TNI selama ini telah memberikan kontribusi nyata terhadap berbagai agenda daerah. Kolaborasi tersebut tidak hanya terlihat dalam menjaga kondusivitas wilayah, tetapi juga melalui respons kebencanaan, kegiatan kemanusiaan hingga pembangunan di kawasan perdesaan.
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) menjadi salah satu contoh keterlibatan TNI dalam mendukung pembangunan daerah. Pelaksanaan TMMD ke-126 di Kabupaten Sidoarjo bahkan berhasil menorehkan prestasi dengan meraih peringkat ketiga tingkat nasional dari Mabes TNI AD.
Capaian tersebut dinilai menjadi bukti bahwa kerja bersama antara pemerintah daerah, TNI dan masyarakat dapat menghasilkan program yang memberikan manfaat langsung. Karena itu, sinergi serupa dinilai perlu dipertahankan dan dikembangkan sesuai kebutuhan pembangunan Sidoarjo.
Pada momentum HUT ke-81 TNI, Subandi juga memberikan penghargaan terhadap perjalanan panjang TNI dalam menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pengabdian selama lebih dari delapan dekade dinilai tidak dapat dilepaskan dari kedekatan TNI dengan rakyat.
“Sejarah mencatat TNI lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat, dan senantiasa ada untuk kemaslahatan rakyat,” ujar Ainur saat menyampaikan amanat Bupati.
Di sisi lain, Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Inf Abraham Prihadi menegaskan bahwa kedekatan dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjalankan tugas TNI. Menurutnya, pelaksanaan upacara di lingkungan desa memiliki makna tersendiri karena menunjukkan kehadiran TNI di tengah kehidupan warga.
Abraham mengatakan peringatan HUT TNI tidak semata menjadi agenda seremonial. Momentum tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi dan kebersamaan antara prajurit dengan masyarakat.
HUT ke-81 TNI tahun ini mengangkat tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.” Tema tersebut menjadi pengingat bagi setiap prajurit bahwa kekuatan TNI tidak terlepas dari dukungan serta kepercayaan masyarakat.
Ia pun meminta seluruh personel Kodim 0816/Sidoarjo terus menjaga semangat pengabdian dengan hadir dalam berbagai persoalan masyarakat. Dukungan terhadap kehidupan warga, menurutnya, merupakan bagian dari tanggung jawab TNI dalam menjaga persatuan sekaligus membantu mewujudkan cita-cita bangsa.
Peringatan HUT ke-81 TNI di Desa Kwangsan turut dikemas dengan sejumlah kegiatan yang melibatkan masyarakat. Selain upacara, rangkaian acara diisi penyaluran bantuan sosial, pameran UMKM, lomba memasak mi hingga pertunjukan seni Reog Ponorogo.
















