Example 300x600
Example floating
Example floating
Example 1600x408
Ekonomi Bisnis

Sambal MamaNi Asal Malang Resmi Tembus Pasar Asia

77
×

Sambal MamaNi Asal Malang Resmi Tembus Pasar Asia

Sebarkan artikel ini

JATIMTERBARU COM, MALANG – Komitmen Bea Cukai Malang dalam mengeskalasi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menuju panggung internasional kembali mencatatkan rapor positif.

Melalui program pendampingan yang terstruktur, PT Mamani Jaya Berkah menjadikan salah satu UMKM binaan andalan yang sukses menembus pasar hilir Asia Tenggara dengan mengekspor produk sambal kemasan merek “MamaNi” ke Malaysia.

Example 300x600

Langkah ekspansi ini menjadi bukti nyata bahwa produk pangan olahan berbasis kearifan lokal mampu memenuhi standar ketat pasar global sekaligus memperkuat penetrasi produk ‘halal food’ Indonesia di ranah regional.

Pada pengiriman komersial kali ini, PT Mamani Jaya Berkah mencatatkan volume ekspor yang signifikan untuk skala industri menengah.

Sebanyak 15.600 unit kemasan sambal berhasil diberangkatkan, yang terbagi ke dalam dua lini kemasan utama yaitu, Kemasan Botol : 3.600 pcs yang mencakup 10 varian rasa premium. Kemasan Sachet : 12.000 pcs yang mencakup 5 varian rasa praktis.

Total nilai transaksi dari pengiriman perdana ke Sabah ini mencapai Rp138.000.000, sebuah angka yang menegaskan likuiditas dan potensi ekonomi tinggi dari produk sambal Nusantara jika dikelola dengan manajemen modern.

Eksistensi MamaNi di industri pangan sejatinya telah dirintis sejak tahun 2013. Mengandalkan 23 varian rasa otentik, mulai dari sambal bawang, cumi, tuna asap, hingga teri—kunci keberhasilan produk ini terletak pada konsistensi mutu.

MamaNi memadukan bahan baku lokal pilihan dengan proses produksi higienis yang ketat. Produk ini juga telah mengantongi seluruh regulasi wajib, mulai dari sertifikasi halal hingga izin edar resmi, menjadikannya siap pakai (ready-to-eat) dan adaptif terhadap regulasi pangan internasional.

Keberhasilan menembus pasar Malaysia ini tidak lepas dari intervensi strategis Bea Cukai Malang melalui program Klinik Ekspor. Program ini bertindak sebagai inkubator yang memberikan pendampingan end-to-end, meliputi :

1. Edukasi komprehensif terkait prosedur perdagangan internasional.

2. Asistensi pemenuhan dokumen dan persyaratan kepabeanan.

3. Konsultasi regulasi perizinan ekspor.

4. Fasilitasi kelancaran arus logistik barang.

Kepala Kantor Bea Cukai Malang, Johan Pandores, menegaskan bahwa pencapaian PT Mamani Jaya Berkah adalah validasi atas kualitas produk lokal yang kompetitif.

“Keberhasilan ini menjadi bukti empiris bahwa UMKM kita memiliki kapasitas besar untuk berbicara di pasar global. Bea Cukai Malang akan terus bertindak sebagai trade facilitator dan industrial assistance untuk memangkas hambatan birokrasi dan memfasilitasi kemudahan layanan kepabeanan. Kami berharap ini menjadi pemantik motivasi bagi UMKM lain di Malang Raya,” ungkap Johan.

Melalui sinergi solid antara Bea Cukai, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan (stakeholders), keberhasilan PT Mamani Jaya Berkah diharapkan mampu menciptakan multiplier effect bagi perekonomian Malang Raya.

Inovasi produk yang konsisten dan pemanfaatan fasilitas negara menjadi cetak biru (blueprint) ideal bagi pelaku usaha lain yang ingin mengubah skala bisnis dari domestik menjadi global.(*).

 

Sumber Bea Cukai Malang

Example 468x60
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *