JATIMTERBARU.COM, KOTA MALANG – Polresta Malang Kota menerapkan mekanisme rotasi penerima bantuan dalam program santunan rutin setiap hari Jumat di Masjid Baitturahman, Jumat (9/10/2026). Langkah ini dilakukan agar penyaluran bantuan sosial kepolisian dapat menjangkau lebih banyak anak yatim piatu secara merata di berbagai yayasan dan lingkungan warga sekitar.
Kepala Seksi Keuangan Polresta Malang Kota AKP Totok Hariyanto, atau yang akrab disapa Gus Totok, menjelaskan bahwa skema penyaluran bergilir ini dirancang agar kehadiran polisi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
“Selain terus membangun keimanan, ketakwaan, meningkatkan kepedulian anggota Polri, juga memupuk kepekaan sosial, melalui tahlil, doa bersama, dan santunan ini, Polri harus hadir di tengah masyarakat, memahami kebutuhannya, serta membangun kedekatan melalui tindakan nyata,” ujarnya.
Mewakili Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setyo P.S., Gus Totok menambahkan bahwa alokasi dan besaran santunan disesuaikan secara fleksibel dengan jumlah penerima di setiap pelaksanaannya.
Menurutnya, kepolisian tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga memegang tanggung jawab sosial.
Rangkaian kegiatan diawali dengan tahlil dan doa bersama yang diikuti oleh pejabat utama, personel Polki dan Polwan, pegawai negeri sipil (PNS), Bhayangkari, serta warga sekitar.
Melalui konsistensi pendekatan humanis ini, Polresta Malang Kota berharap nilai kebersamaan dan solidaritas yang terbangun dapat menjadi fondasi utama dalam memelihara situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Kota Malang.
















