Example 300x600
Example floating
Example floating
Example 1600x408
Berita

Sriatun Subandi: Perempuan Harus Berani Ambil Peran

88
×

Sriatun Subandi: Perempuan Harus Berani Ambil Peran

Sebarkan artikel ini

JATIMTERBARU.COM, SIDOARJO – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Sidoarjo, Sriatun Subandi, mengajak perempuan untuk terus mengembangkan potensi diri, memperkuat karakter kepemimpinan, dan berani mengambil peran strategis di tengah masyarakat. Ia menilai, pemimpin perempuan yang inspiratif harus memiliki integritas, kepercayaan diri, serta kepedulian terhadap kemajuan sesama.

Sriatun menyampaikan pesan tersebut saat menghadiri seminar Woman Leadership yang digelar Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kabupaten Sidoarjo di Pendopo Delta Wibawa, Rabu (14/10/2026). Seminar bertema “Perempuan dalam Kepemimpinan: Good Leadership, Good Attitude” itu mengajak perempuan memperkuat kapasitas diri dan menghadapi tantangan di berbagai bidang.

Example 300x600

Dalam sambutannya, Sriatun menegaskan bahwa perempuan tidak harus mengerjakan segala sesuatu seorang diri untuk menjadi pemimpin hebat. Sebaliknya, mereka perlu mengenali potensi diri, terus belajar, membangun kerja sama, dan membuka peluang bagi perempuan lain untuk berkembang.

“Menjadi perempuan hebat bukan berarti melakukan semuanya seorang diri. Namun, bagaimana kita mengenali potensi diri, terus belajar, bekerja sama, dan memberi kesempatan kepada perempuan lain untuk tumbuh,” ujar Sriatun.

Perkuat Karakter dan Jiwa Kepemimpinan

Sriatun menjelaskan bahwa kepemimpinan tidak hanya bergantung pada jabatan atau kedudukan seseorang. Seorang pemimpin juga perlu menunjukkan ketangguhan saat menghadapi tantangan, menjaga komitmen, dan menginspirasi orang lain melalui tindakan nyata.

Menurutnya, perempuan memiliki peran penting dalam mendorong kemajuan Kabupaten Sidoarjo. Perempuan yang berdaya, berkarakter, dan memiliki keterampilan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

“Perempuan memiliki peran penting bagi Kabupaten Sidoarjo. Ketika perempuan mampu berkembang dan berdaya, kontribusinya akan ikut mendorong daerah menjadi lebih maju, berdaya saing, dan sejahtera,” ungkapnya.

Ia menambahkan, perempuan dapat mengembangkan jiwa kepemimpinan mulai dari lingkungan keluarga. Mereka juga memiliki peluang untuk mengambil peran lebih luas dalam organisasi, pemerintahan, pendidikan, ekonomi, hingga kewirausahaan.

Karena itu, Sriatun mendorong perempuan untuk meningkatkan keterampilan, menumbuhkan kepercayaan diri, dan menghadirkan inovasi. Ia juga mengajak mereka memperkuat solidaritas agar sesama perempuan dapat saling mendukung dalam meraih peluang dan menghadapi tantangan.

Sriatun Dorong Perempuan Masuk Legislatif

Sriatun turut menyoroti pentingnya keterlibatan perempuan dalam lembaga legislatif. Menurutnya, semakin banyak perempuan yang terjun ke dunia politik, semakin terbuka pula peluang untuk memperjuangkan aspirasi dan kepentingan perempuan dalam proses pengambilan kebijakan.

Ia berharap perempuan berani mengambil peran dalam politik dan turut menentukan arah kebijakan publik. Keterlibatan tersebut juga dapat memperkuat upaya perlindungan perempuan, terutama dalam menghadapi persoalan kekerasan yang masih terjadi di masyarakat.

“Saya berharap semakin banyak perempuan yang terlibat di dunia legislatif. Dengan begitu, perempuan bisa ikut mengambil peran dalam memperjuangkan persoalan yang mereka hadapi, termasuk kekerasan terhadap perempuan yang masih marak terjadi,” tegasnya.

IWAPI Dorong Perempuan Pengusaha Lebih Kompetitif

Sementara itu, Ketua IWAPI Kabupaten Sidoarjo, Shofiyah, mengajak perempuan untuk meningkatkan kreativitas dan kemampuan beradaptasi di tengah perubahan dunia usaha. Menurutnya, inovasi dan daya saing menjadi modal penting bagi perempuan untuk mengembangkan bisnis sekaligus memperluas peluang pasar.

Shofiyah menjelaskan, seminar Woman Leadership membuka ruang bagi perempuan untuk memperdalam wawasan kepemimpinan, memperluas jejaring, dan membangun kemitraan. Melalui pertemuan tersebut, para peserta juga dapat memperkuat sinergi untuk mendorong pertumbuhan usaha.

Ia berharap kolaborasi antarpelaku usaha terus berkembang setelah seminar berakhir. Kerja sama yang berkelanjutan, menurutnya, dapat memberikan dampak positif bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Sidoarjo.

“Perempuan harus mampu beradaptasi dan memiliki daya saing. Kami berharap sinergi yang terbangun melalui kegiatan ini dapat melahirkan kolaborasi nyata untuk mendukung UMKM Sidoarjo,” pungkas Shofiyah.

Melalui penguatan kepemimpinan, peningkatan keterampilan, dan kolaborasi lintas sektor, perempuan Sidoarjo diharapkan mampu mengambil peran lebih besar dalam pembangunan. Tidak hanya mengembangkan potensi pribadi, mereka juga dapat menjadi penggerak ekonomi, memperkuat kehidupan sosial, dan menginspirasi generasi berikutnya.

Example 468x60
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *