Example 300x600
Example floating
Example floating
Example 1600x408
Berita

UB Perluas Diplomasi Akademik di Forum Pertanian Taiwan

70
×

UB Perluas Diplomasi Akademik di Forum Pertanian Taiwan

Sebarkan artikel ini

JATIMTERBARU.COM, MALANG – Universitas Brawijaya (UB) memperluas kiprah akademiknya di tingkat internasional melalui partisipasi dalam 2026 Agricultural Summit Taiwan. Forum yang berlangsung pada 22–23 Oktober 2026 di Taipei, Taiwan, tersebut mempertemukan perguruan tinggi dan lembaga internasional untuk membahas inovasi serta masa depan pertanian berkelanjutan.

Dalam agenda itu, UB tidak hanya mengikuti diskusi akademik. Universitas ini juga turut menandatangani deklarasi internasional melalui perwakilannya, Assoc. Prof. Dr. Endrika Widyastuti, S.Pt., M.Sc., MP., Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Teknologi Agroindustri dan Biosistem (FTAB) UB.

Example 300x600

Keterlibatan tersebut memperkuat posisi UB dalam dialog global mengenai pengembangan teknologi pertanian, ketahanan pangan, dan keberlanjutan lingkungan.

Pertemukan Perguruan Tinggi dari 11 Negara dan Wilayah

College of Bioresources and Agriculture, National Taiwan University (NTU), menyelenggarakan forum bertema “Sustainable Agriculture and Beyond”. Agenda ini menjadi ruang pertukaran gagasan bagi pimpinan universitas, akademisi, dan pakar untuk membahas tantangan serta peluang transformasi sektor pertanian.

Berdasarkan daftar institusi dalam buku panduan kegiatan, forum tersebut mencantumkan 21 universitas dari 11 negara atau wilayah. Selain itu, dua lembaga internasional, yakni SEARCA dan World Vegetable Center, turut tercatat sebagai peserta. Secara keseluruhan, daftar tersebut memuat 23 institusi, termasuk NTU sebagai tuan rumah.

Peserta berasal dari Taiwan, Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Thailand, Filipina, Amerika Serikat, Australia, Prancis, dan Republik Ceko.

Sejumlah perguruan tinggi terkemuka turut masuk dalam daftar tersebut. Di antaranya University of California, Riverside; University of Illinois Urbana-Champaign; Pennsylvania State University; University of Melbourne; Kyoto University; Tohoku University; Seoul National University; University of Bordeaux; dan Czech University of Life Sciences Prague.

Keberagaman institusi tersebut memperkaya pertukaran perspektif mengenai riset, teknologi, dan kebijakan pertanian. Forum ini sekaligus membuka ruang bagi perguruan tinggi untuk memperluas komunikasi akademik lintas negara.

FTAB UB Bahas Inovasi dan Teknologi Pertanian

Endrika Widyastuti mewakili UB dalam forum tersebut. Buku panduan kegiatan mencantumkan jabatannya sebagai Vice Dean of Academic Affairs and International Collaboration.

Dalam sesi diskusi kelompok “Innovation and Technology”, delegasi UB mengikuti pembahasan dua bidang utama, yaitu bioteknologi (Biotechnology) dan pertanian cerdas (Smart Agriculture).

Sesi tersebut mempertemukan akademisi dari berbagai perguruan tinggi, antara lain Oregon State University, University of Bordeaux, Tohoku University, Nagoya University, Pennsylvania State University, Seoul National University, dan University of California, Riverside.

Kedua bidang diskusi memiliki relevansi dengan pengembangan keilmuan FTAB UB. Bioteknologi dan pertanian cerdas membuka ruang pengembangan riset di bidang teknologi agroindustri, biosistem, serta inovasi pangan.

Pendekatan tersebut juga penting untuk mendorong pemanfaatan teknologi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Melalui pertukaran gagasan internasional, UB memiliki kesempatan memperluas perspektif dalam mengembangkan riset pertanian yang adaptif dan berkelanjutan.

UB Turut Teken Deklarasi Internasional

Salah satu agenda penting berlangsung pada 22 Oktober 2026 melalui sesi “Declaration Signing & Wrap-up”. Dalam kesempatan tersebut, Endrika turut menandatangani deklarasi sebagai perwakilan Universitas Brawijaya.

Partisipasi ini menunjukkan keterlibatan UB dalam agenda bersama forum pertanian internasional. Peran tersebut tidak hanya mencakup pertukaran gagasan, tetapi juga keikutsertaan dalam momentum deklarasi.

Sebelum penandatanganan, peserta membahas dan merangkum hasil diskusi dari enam bidang utama. Keenamnya meliputi Net-Zero Carbon Emissions, Plant Health, Biotechnology, Smart Agriculture, Animal Health, dan Sustainable Agriculture.

Namun, buku panduan kegiatan belum mencantumkan nama resmi maupun isi lengkap deklarasi tersebut. Karena itu, penandatanganan ini tidak dapat disamakan dengan penandatanganan nota kesepahaman bilateral atau Memorandum of Understanding (MoU).

Meski demikian, keterlibatan UB menjadi bagian dari upaya memperkuat kontribusi akademik dalam pembahasan isu pertanian global. Agenda ini juga memberi ruang bagi perguruan tinggi untuk menyelaraskan perhatian terhadap inovasi, produktivitas, dan keberlanjutan.

Buka Peluang Jejaring Akademik Internasional

Selain mengikuti diskusi dan deklarasi, forum tersebut memberi kesempatan bagi delegasi UB untuk berkomunikasi dengan akademisi dari sejumlah perguruan tinggi dunia.

Beberapa tokoh yang tercantum dalam agenda kegiatan antara lain Prof. Valérie Schurdi-Levraud dari University of Bordeaux, Prancis; Dr. Veronika Legarová, Wakil Dekan Bidang Hubungan Internasional Czech University of Life Sciences Prague, Republik Ceko; serta Prof. Koki Homma, Wakil Dekan Graduate School of Agricultural Science, Tohoku University, Jepang.

Komunikasi akademik tersebut dapat menjadi pintu awal untuk menjajaki berbagai peluang. Bentuknya antara lain penelitian bersama, pertukaran dosen dan mahasiswa, pembimbingan akademik, serta publikasi ilmiah internasional.

Meski begitu, komunikasi selama forum belum berarti para pihak telah menyepakati kerja sama formal. Setiap peluang tetap membutuhkan pembahasan lanjutan dan kesepakatan sesuai mekanisme masing-masing institusi.

Bagi UB, jejaring internasional memiliki nilai strategis untuk memperluas pertukaran pengetahuan. Kolaborasi yang berkembang dari komunikasi tersebut juga berpotensi mendukung peningkatan mutu pendidikan dan produktivitas riset.

Pelajari Pengolahan Pangan dan Bioteknologi Taiwan

Rangkaian kegiatan berlanjut pada 23 Oktober 2026 melalui agenda kunjungan lapangan yang dijadwalkan ke I-Mei Foods Co., Ltd. dan I-MEI Biotechnology & Macrobiotics Center di Taoyuan, Taiwan.

Kunjungan tersebut menghubungkan pembahasan akademik dengan praktik industri. Peserta berkesempatan melihat relevansi pengolahan pangan dan pengembangan bioteknologi dalam mendukung inovasi berbasis kebutuhan industri.

Bagi FTAB UB, perspektif industri penting untuk memperkuat riset terapan dan pendidikan yang relevan dengan perkembangan teknologi. Pendekatan ini juga dapat mendukung upaya hilirisasi hasil penelitian agar inovasi kampus memiliki manfaat lebih luas.

Sinergi antara perguruan tinggi dan industri menjadi salah satu aspek penting dalam pengembangan teknologi pertanian. Melalui pembelajaran tersebut, UB dapat memperkaya perspektif dalam menghubungkan kegiatan akademik dengan tantangan sektor pangan dan agroindustri.

Dorong Internasionalisasi yang Berdampak

Keterlibatan Universitas Brawijaya dalam 2026 Agricultural Summit Taiwan memperkuat upaya institusi untuk berkontribusi dalam pembahasan global mengenai ketahanan pangan, teknologi pertanian, dan keberlanjutan lingkungan.

Partisipasi dalam diskusi, penandatanganan deklarasi, perluasan jejaring akademik, serta agenda kunjungan industri menjadi bagian dari rangkaian kegiatan tersebut. Ke depan, peluang yang muncul dapat dikembangkan melalui komunikasi dan penjajakan lanjutan antarinstitusi.

Langkah ini sejalan dengan visi FTAB UB untuk menjadi fakultas pelopor dan pembaharu dengan reputasi internasional di bidang teknologi pertanian berkelanjutan. Fokus tersebut juga mencakup pengembangan industri berbasis agro yang mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Melalui diplomasi akademik dan penguatan jejaring global, UB memiliki peluang memperluas kontribusi ilmu pengetahuan sekaligus mendorong inovasi pertanian yang berkelanjutan dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Example 468x60
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *