JATIMTERBARU.COM, MALANG KOTA — Polresta Malang Kota merespons cepat video yang beredar di media sosial terkait seorang pria yang disebut berada di kolong mobil di area parkir Mall Olympic Garden (MOG), Kota Malang.
Menindaklanjuti informasi tersebut, Unit Reskrim Polsek Klojen bersama personel kepolisian mendatangi lokasi pada Sabtu (19/9/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Pemeriksaan dilakukan di kawasan Pertokoan MOG, Jalan Kawi Nomor 24, Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen.
Kasihumas Polresta Malang Kota Ipda Lukman Sobhikin mengatakan, langkah tersebut dilakukan untuk memastikan informasi yang berkembang di media sosial sesuai dengan kondisi dan fakta di lapangan.
“Petugas mendatangi lokasi untuk menindaklanjuti informasi yang beredar serta memastikan fakta kejadian melalui pengecekan di lapangan,” ujar Lukman.
Informasi awal berasal dari unggahan akun media sosial Malang Raya Info yang menyebut adanya seorang pria diduga masuk ke kolong mobil di area parkir sebuah pusat perbelanjaan di Kota Malang pada Jumat (18/9/2026) sore.
Dari keterangan sejumlah saksi yang dihimpun petugas, kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 16.00 WIB di area parkir basement P.E1 MOG.
Saat itu, seorang petugas keamanan mendapat informasi dari pengunjung mengenai aktivitas yang dinilai mencurigakan di sekitar mobil Toyota Fortuner warna hitam bernomor polisi B-121-CHI.
Petugas keamanan kemudian mendatangi kendaraan tersebut. Di lokasi, ditemukan dua orang berada di sekitar mobil. Salah satu di antaranya berada di bawah kendaraan dengan menggunakan penerangan dari telepon seluler, sementara seorang lainnya berada di sisi mobil.
Ketika dimintai keterangan, keduanya menyampaikan bahwa mereka sedang mengambil uang pecahan Rp1.000 yang berada di bawah kendaraan. Petugas keamanan kemudian memberikan peringatan agar aktivitas tersebut tidak menimbulkan dugaan kehilangan barang maupun kerusakan terhadap kendaraan.
Setelah mendapat peringatan, kedua orang tersebut meninggalkan lokasi.
Sekitar pukul 16.30 WIB, pemilik Toyota Fortuner datang dan membawa kendaraannya keluar dari area pertokoan MOG. Polisi selanjutnya berkoordinasi dengan pihak keamanan MOG untuk menelusuri informasi yang telah beredar.
Lukman menyampaikan, proses klarifikasi tidak hanya mengandalkan keterangan saksi, tetapi juga dilakukan dengan memeriksa bukti pendukung, termasuk rekaman kamera pengawas atau CCTV di lokasi.
“Petugas melakukan klarifikasi, mengumpulkan bahan keterangan dan mengecek rekaman CCTV untuk memastikan rangkaian kejadian,” jelasnya.
Dalam proses tersebut, polisi mendatangi lokasi kejadian, meminta keterangan pihak terkait, memeriksa rekaman CCTV, serta menyusun hasil pengecekan untuk dilaporkan kepada pimpinan.
Polresta Malang Kota juga berkoordinasi dengan tim operasional guna menelusuri identitas pihak yang merekam maupun mengunggah video. Selain itu, petugas berupaya mengidentifikasi pihak-pihak yang terlihat dalam rekaman maupun informasi yang beredar.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan informasi yang berkembang di ruang digital tidak serta-merta menjadi kesimpulan sebelum seluruh fakta di lapangan diperiksa dan diverifikasi.
Kepolisian juga terus berkoordinasi dengan pihak pengelola dan keamanan MOG selama proses pengumpulan bahan keterangan berlangsung.
Menurut Lukman, respons cepat terhadap informasi yang berkembang di masyarakat merupakan bagian dari upaya kepolisian menjaga situasi tetap aman sekaligus memberikan kepastian berdasarkan hasil pemeriksaan.
“Respons cepat ini untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif serta memberikan kepastian berdasarkan hasil pengecekan di lapangan,” tegasnya.
Polresta Malang Kota mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru menarik kesimpulan dari informasi yang beredar di media sosial. Masyarakat yang mengetahui atau mengalami kejadian yang membutuhkan penanganan kepolisian dapat segera melaporkannya melalui layanan Polisi 110.
Dengan laporan yang disampaikan secara langsung, petugas dapat melakukan verifikasi dan mengambil langkah sesuai fakta serta informasi yang diterima di lapangan.
Sumber Humas Polresta Malang Kota
















