JATIMTERBARU.COM, MALANG KOTA – Respons cepat dan pemanfaatan teknologi modern kembali membuahkan hasil.
Sinergi Unit Reskrim Polsek Lowokwaru bersama Unit Opsnal Satreskrim Polresta Malang Kota berhasil membongkar kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) hanya dalam tenggat waktu kurang dari enam jam pasca-laporan diterima.
Peristiwa kehilangan tersebut menimpa sebuah sepeda motor Honda Beat milik CV Pratama Transport Group yang dikendarai oleh Arif (35).
Kendaraan yang terparkir dalam keadaan terkunci setang di kediamannya kawasan Jalan M.T. Haryono XIV A, Kelurahan Dinoyo, dilaporkan raib pada Sabtu pagi (15/8/2026).
Beruntung, kendaraan inventaris operasional tersebut telah dilengkapi perangkat Global Positioning System (GPS). Fitur ini menjadi kunci utama yang memandu petugas secara akurat menuju titik koordinat keberadaan unit yang dibawa kabur oleh pelaku.
Kapolsek Lowokwaru, Kompol Anang Tri Hananta, mengungkapkan bahwa ketepatan laporan masyarakat yang dipadukan dengan optimalisasi teknologi informasi mempercepat proses penindakan di lapangan.
“Pengungkapan ini merupakan wujud komitmen respons cepat kami atas aduan masyarakat. Berbekal sinyal GPS dan koordinasi taktis antarunit, tim bergerak cepat mengamankan barang bukti sekaligus menghentikan pelarian pelaku,” ujar Kompol Anang.
Berkoordinasi dengan jajaran Polsek Lawang, petugas berhasil mencegat dan mengamankan seorang pria berinisial ST (47) di kawasan Jalan Dr. Cipto, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang.
Setelah dicocokkan dengan dokumen resmi, kendaraan Honda Beat bernomor polisi N 3764 EFT tersebut terbukti sah milik korban dengan estimasi nilai kerugian mencapai Rp20 juta.
Tersangka beserta barang bukti kini mendekam di Mapolsek Lowokwaru guna menjalani pemeriksaan intensif. Atas perbuatannya, ST dijerat dengan Pasal 477 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.
Kompol Anang mengimbau publik untuk meneladani langkah preventif ini dengan memanfaatkan pengamanan ganda berbasis teknologi pada kendaraan pribadi.
Keberhasilan pengungkapan ini mempertegas pentingnya integrasi sistem keamanan modern serta kesiapsiagaan aparat dalam menciptakan ruang publik yang aman dan kondusif.(*)
Sumber : Humas Polresta Malang Kota
















