Example floating
Example floating
Example 728x250
Lifestyle

Bakso Gacoan Malang, Angkat Kualitas Cita Rasa Premium

7
×

Bakso Gacoan Malang, Angkat Kualitas Cita Rasa Premium

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JATIMTERBARU.COM, KOTA MALANG – Sebuah tonggak sejarah baru dalam industri kuliner tanah air kembali tercipta di Kota Malang. Unit bisnis baru besutan manajemen ternama, ‘Bakso Gacoan’, secara resmi menandai langkah awal ekspansinya melalui seremoni grand opening gerai pertamanya.

Mengusung konsep kuliner yang inklusif namun berkelas, kehadiran Bakso Gacoan diharapkan mampu menjadi motor penggerak baru bagi sektor ekonomi kreatif, sekaligus menjawab kerinduan masyarakat akan sajian kuliner yang otentik dan berkualitas.

Example 300x600

Acara peresmian ini berlangsung khidmat dan dihadiri oleh jajaran  stakeholder pemangku kepentingan wilayah Kota Malang.

Tampak hadir dalam jajaran undangan kehormatan di antaranya adalah Camat Blimbing, Bapak Ketut Widi, yang memberikan dukungan langsung, perwakilan dari Polres Kota Malang, Polsek Kota Malang, serta jajaran tokoh masyarakat dan warga sekitar yang antusias menyambut kehadiran gerai perdana ini.

Dalam sambutannya, Head Off Bisnis Development & Operation Bakso Gacoan, Bryan Utama mewakili jajaran manajemen, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas kepercayaan serta dukungan yang telah diberikan oleh pemerintah daerah dan masyarakat Kota Malang.

Bryan menegaskan bahwa gerai pertama di Malang ini merupakan starting point yang sangat krusial sebelum Bakso Gacoan mengepakkan sayapnya ke seluruh penjuru Indonesia.

“Ini adalah langkah baru dan awal perjalanan bagi unit bisnis kami, Bakso Gacoan. Di mana toko pertama di Malang ini akan menjadi pijakan awal kami untuk bergerak menuju seluruh Indonesia,” ujar Bryan Utama di hadapan para undangan.

Lebih lanjut, Bryan memaparkan keunggulan fundamental yang dibawa oleh Bakso Gacoan dalam memanjakan lidah para pencinta kuliner.

Di tengah dinamisnya industri makanan saat ini, Bakso Gacoan berkomitmen untuk mendefinisikan ulang cita rasa bakso tradisional melalui standarisasi kualitas premium.

Menggunakan bahan dasar daging sapi asli pilihan dengan kuantitas yang melimpah, hidangan ini tetap disajikan dengan harga yang sangat kompetitif, yakni di kisaran Rp16.000 per porsi.

“Kami menyediakan bakso dengan kualitas terbaik, rasa premium, dan diproduksi di tempat yang aman serta nyaman. Namun yang terpenting, harganya tetap sangat terjangkau agar bisa dinikmati oleh semua kalangan masyarakat,” tambahnya.

Tidak sekadar berorientasi pada ekspansi bisnis semata, Bakso Gacoan juga membawa misi sosial yang kuat dalam setiap langkah operasionalnya.

Salah satu komitmen nyata yang ditekankan oleh pihak manajemen adalah penyerapan tenaga kerja lokal secara maksimal guna mendukung roda perekonomian daerah.

Untuk gerai pertama di Kota Malang ini, manajemen memastikan bahwa 100 persen dari total tenaga kerja yang berkontribusi merupakan putra-putri terbaik asli Malang.

Langkah strategis ini diharapkan dapat mengurangi angka pengangguran lokal sekaligus melatih talenta daerah dengan standar operasional yang profesional.

Pihak manajemen juga menyampaikan terima kasih atas kemudahan dan dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Kota Malang, mulai dari proses perizinan yang akuntabel, dukungan lingkungan sekitar, hingga sinergi yang harmonis dengan masyarakat.

Ke depan, Bakso Gacoan berkomitmen untuk terus berkarya, menjaga regulasi lingkungan, serta memberikan kontribusi positif yang berkelanjutan, baik secara internal manajemen maupun bagi ekosistem masyarakat eksternal yang lebih luas.

Sementara itu, Pemerintah Kota Malang melalui Camat Blimbing, Ketut Widi Eka Wirawan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam kepada manajemen Bakso Gacoan atas keputusan strategis mereka menanamkan investasi di wilayah Blimbing.

Langkah ini dinilai sebagai bagian penting dari diversifikasi produk kuliner yang prospektif di Kota Malang.

“Kami atas nama pemerintah daerah mengucapkan terima kasih, khususnya atas investasi yang dialokasikan di Kota Malang, lebih spesifik lagi di Kecamatan Blimbing. Setelah sebelumnya sukses dan terkenal dengan Mie Gacoan, kini kehadiran Bakso Gacoan menjadi bagian dari penguatan investasi serta diversifikasi kuliner yang akan semakin menggairahkan sektor ekonomi lokal,” ujar Widi.

Acara ini turut dihadiri oleh jajaran perwakilan dari Polresta Malang Kota, Polsek Blimbing, perwakilan unsur TNI melalui Babinsa, para Lurah, tokoh masyarakat dari jajaran RT/RW, serta seluruh staf dan manajemen Bakso Gacoan.

Dalam kesempatan tersebut, Camat Blimbing menilai pentingnya harmoni antara pelaku usaha dan lingkungan sekitar. Salah satu isu strategis yang diangkat adalah penanganan mitigasi banjir di wilayah sekitar gerai.

Widi berharap, dengan hadirnya Bakso Gacoan, pihak manajemen dapat bersinergi dengan tokoh masyarakat setempat untuk memastikan sistem drainase dan pengelolaan air di sekitar outlet berjalan optimal agar meminimalisir potensi genangan saat musim penghujan.

Secara khusus, Camat Blimbing juga mendorong pemanfaatan program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan untuk mendukung program lingkungan, salah satunya adalah pembuatan sumur resapan.

Program ini sejalan dengan upaya Kelurahan setempat yang tengah aktif melakukan penggalian sumur resapan di lahan-lahan potensial demi menciptakan kawasan bebas banjir.

Selain aspek ekonomi dan lingkungan, Widi mengapresiasi bagaimana identitas kuliner bakso yang sangat melekat dengan kultur masyarakat Malang, atau yang secara lokal akrab disebut dengan istilah Oskab (Bakso) dapat terus dilestarikan melalui inovasi modern seperti ini.

Pemerintah daerah berharap, rekam jejak kesuksesan manajemen yang sebelumnya telah berhasil melakukan ekspansi nasional dari Malang ke seluruh Indonesia, dapat kembali terulang melalui brand ‘Bakso Gacoan’ ini.

Sebagai penutup, Camat Blimbing juga menyampaikan pesan khusus dari Wali Kota Malang yang mengusung visi pembangunan kota yang “Mois Berkelas.

Istilah Mbois yang merepresentasikan gaya modern, kreatif, dan progresif diharapkan dapat tercermin dari bagaimana pelaku usaha di Malang mampu menaikkan kelas usahanya, sekaligus memberikan dampak maslahat yang nyata bagi kesejahteraan masyarakat sekitarnya.

 

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *