JATIMTERBARU.COM, MALANG – Pemerintah Kabupaten Malang terus meningkatkan kualitas infrastruktur di wilayah pedesaan. Salah satunya melalui pembangunan saluran drainase di kawasan Stadion Sidorejo, tepatnya di jalur utama Pasar Pal, Desa Sidorejo, Kecamatan Pagelaran.
Kini, proyek yang dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang tersebut memasuki tahap akhir. Progres ini mendapat sambutan positif dari warga sekitar maupun pengguna jalan yang setiap hari melintasi kawasan tersebut.
Selama ini, kawasan Pasar Pal kerap menghadapi persoalan genangan air, terutama saat musim hujan. Kondisi tersebut muncul karena aliran air tidak berjalan lancar. Akibatnya, air kerap meluap hingga ke badan jalan dan mengganggu aktivitas masyarakat.
Selain mengurangi kenyamanan, genangan juga berpotensi menghambat arus kendaraan roda dua maupun roda empat. Terlebih, jalur tersebut menjadi salah satu akses utama penghubung menuju Kota Malang.
Karena itu, pembangunan drainase menjadi langkah penting untuk memperbaiki sistem aliran air. Masyarakat berharap saluran baru tersebut mampu mengalirkan air hujan secara optimal sekaligus mengurangi risiko genangan ketika curah hujan meningkat.
Kepala Desa Sidorejo Apresiasi Pembangunan Drainase
Kepala Desa Sidorejo, Erik, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Malang, khususnya DPUBM, atas pembangunan drainase di wilayahnya.
Menurut Erik, pembangunan ini menjawab kebutuhan masyarakat yang selama ini mengharapkan solusi terhadap persoalan genangan air. Kehadiran saluran drainase yang lebih baik juga diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan warga dan pengguna jalan.
Selain itu, Erik berharap Pemkab Malang terus memperluas pembangunan infrastruktur hingga menjangkau desa-desa yang membutuhkan perhatian serupa.
Ia menilai pemerataan pembangunan memiliki peran penting dalam mendorong kemajuan wilayah. Sebab, infrastruktur yang memadai mampu memperlancar mobilitas, memperkuat konektivitas, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Khairul Isnaidi Kusuma Tekankan Kualitas Infrastruktur
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang, Khairul Isnaidi Kusuma, menjelaskan bahwa pembangunan drainase menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur.
Menurut Khairul, pemerintah tidak hanya mengejar penyelesaian pekerjaan fisik. Lebih dari itu, setiap pembangunan harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat jangka panjang.
“Pembangunan drainase ini menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan infrastruktur yang fungsional dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kami berharap keberadaan saluran ini mampu memperlancar aliran air, mengurangi potensi genangan, serta mendukung kelancaran aktivitas masyarakat, khususnya di kawasan Pasar Pal,” ungkap Khairul.
Ia menambahkan, DPUBM terus memperhatikan kebutuhan masyarakat serta kondisi teknis di lapangan sebelum menentukan penanganan infrastruktur. Dengan pendekatan tersebut, pemerintah dapat mengarahkan pembangunan sesuai kebutuhan dan memberikan dampak nyata bagi lingkungan.
“Bagi kami, keberhasilan pembangunan tidak hanya dilihat dari selesainya pekerjaan fisik, tetapi juga dari fungsi dan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. Oleh sebab itu, kualitas pengerjaan dan keberlanjutan fungsi infrastruktur menjadi perhatian penting,” tambahnya.
Khairul juga mengajak masyarakat untuk menjaga fasilitas tersebut. Menurutnya, kepedulian warga turut menentukan keberlangsungan fungsi drainase agar tetap optimal dalam jangka panjang.
Drainase Optimal, Aktivitas Masyarakat Lebih Lancar
Hampir rampungnya pembangunan drainase Stadion Sidorejo menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas infrastruktur di Kabupaten Malang.
Masyarakat kini berharap saluran tersebut segera berfungsi maksimal, terutama ketika hujan turun dengan intensitas tinggi. Mereka juga menginginkan DPUBM terus memperhatikan kebutuhan infrastruktur di berbagai wilayah.
Dengan sistem drainase yang lebih baik, kawasan Pasar Pal diharapkan semakin nyaman bagi warga dan pengguna jalan. Selain mengurangi potensi genangan, pembangunan ini juga mendukung keselamatan berkendara, kelancaran mobilitas, serta aktivitas ekonomi masyarakat.
















