Example 300x600
Example floating
Example floating
Example 1600x408
Berita

Panglima Divif 2 Kostrad Tekankan Prajurit Harus Jadi Solusi Bangsa

70
×

Panglima Divif 2 Kostrad Tekankan Prajurit Harus Jadi Solusi Bangsa

Sebarkan artikel ini

JATIMTERBARU.COM, BONDOWOSO — Kunjungan kerja Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, S.Sos., M.Si., di Bondowoso, Kamis (27/8/2026), menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan satuan sekaligus menegaskan peran strategis prajurit dalam menjawab berbagai persoalan bangsa.

Dalam arahannya, Mayjen TNI Primadi menekankan bahwa profesionalisme prajurit tidak cukup hanya ditopang kemampuan militer.

Example 300x600

Prajurit juga dituntut memiliki kepekaan sosial dan kepedulian terhadap kondisi lingkungan serta masyarakat di sekitarnya.

Ia menilai, tantangan bangsa saat ini semakin kompleks, mulai dari perubahan iklim, ketahanan pangan, kebutuhan energi hingga dampak musim kemarau yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.

Kondisi tersebut, kata dia, membutuhkan kehadiran TNI yang mampu memberikan kontribusi nyata.

“Prajurit harus memiliki kepekaan terhadap kondisi lingkungan sekitar. Ketika masyarakat menghadapi kesulitan air, bencana, maupun persoalan sosial lainnya, TNI harus hadir memberikan solusi dan membantu masyarakat. Kehadiran prajurit harus selalu memberikan manfaat,” ujar Mayjen TNI Primadi.

Ia juga mengingatkan bahwa musim kemarau berpotensi menimbulkan berbagai persoalan, termasuk keterbatasan sumber air serta kebakaran hutan dan lahan.

Karena itu, prajurit diharapkan mampu membaca kondisi wilayah dan mengambil peran sesuai kapasitasnya.

Selain kepedulian terhadap persoalan masyarakat, Panglima Divif 2 Kostrad turut menyoroti peningkatan kesejahteraan prajurit.

Kenaikan tunjangan kinerja disebut sebagai bentuk perhatian negara sekaligus apresiasi atas kerja keras dalam membangun organisasi TNI yang profesional dan berintegritas.

“Alhamdulillah kesejahteraan prajurit mendapat perhatian yaitu peningkatan tunjangan kinerja. Salah satunya tidak terlepas dari upaya dan kerja keras kita bersama dalam mewujudkan satuan yang berintegritas melalui predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK),” ungkapnya.

Ia berpesan agar peningkatan kesejahteraan tersebut dikelola secara bijak dan dimanfaatkan sebaik mungkin sebagai motivasi untuk meningkatkan kualitas pengabdian serta kinerja.

Pada kesempatan yang sama, Mayjen TNI Primadi juga mengingatkan prajurit dan Persit untuk menjaga etika dalam menggunakan media sosial.

Menurutnya, ruang digital merupakan ruang publik yang dapat memengaruhi citra pribadi, keluarga maupun institusi.

“Media sosial adalah ruang publik. Gunakan dengan bijak, karena apa yang disampaikan dapat mencerminkan karakter pribadi dan keluarga besar TNI,” pesannya.

Melalui kunjungan kerja tersebut, Panglima Divif 2 Kostrad berharap seluruh prajurit mampu mempertahankan profesionalisme, integritas dan kehormatan sebagai prajurit TNI.

Lebih dari itu, setiap prajurit diharapkan hadir di tengah masyarakat bukan sekadar sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi bangsa.(*)

 

Sumber : Pendivif 2 Kostrad

Example 468x60
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *