Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Pemkab Sidoarjo Bersama BNN Perketat Peredaran Narkoba

19
×

Pemkab Sidoarjo Bersama BNN Perketat Peredaran Narkoba

Sebarkan artikel ini
Oplus_16908288
Example 468x60

JATIMTERBARU.COM, SIDOARJO – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sidoarjo sepakat memperketat lini pertahanan terhadap peredaran gelap narkotika.

Langkah strategis ini difokuskan pada kawasan pinggiran dan perbatasan wilayah, yang kerap dimanfaatkan jaringan pengedar sebagai jalur tikus masuknya barang haram tersebut.

Example 300x600

Komitmen kuat ini ditegaskan oleh Bupati Sidoarjo, Subandi, usai menghadiri Peringatan Hari Antinarkotika Internasional (HANI) 2026 yang diikuti secara virtual di Sidoarjo, Kamis (23/7/2026).

Bupati Subandi menekankan bahwa perang melawan narkoba membutuhkan pendekatan hulu ke hilir yang komprehensif, mulai dari pemetaan berbasis data hingga edukasi yang masif.

“Melalui survei (prevalensi mandiri) ini, kita bisa mengidentifikasi area dengan tingkat kerawanan tinggi. Pemkab Sidoarjo akan bergerak bersama kepolisian sektor, camat, hingga jajaran pemerintah desa untuk menyisir dan membentengi daerah pinggiran serta perbatasan,” ujar Subandi.

Hasil dari survei prevalensi mandiri tersebut nantinya tidak sekadar menjadi data di atas kertas, melainkan menjadi kompas bagi pemerintah daerah dalam menentukan arah sosialisasi dan intervensi taktis di lapangan.

Subandi menambahkan, perlindungan ini menyasar seluruh kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa, demi memutus rantai regenerasi pengguna baru.

Di sisi lain, Kepala BNNK Sidoarjo, Kombes Pol. Gatot Soegeng Soesanto, menggarisbawahi tantangan geografis Sidoarjo. Sebagai daerah penyangga utama Ibu Kota Provinsi Jawa Timur, Sidoarjo menjadi target strategis bagi para bandar narkoba untuk memperluas pangsa pasar mereka.

“Para pelaku akan selalu mencari pasar dan pengguna baru dengan berbagai modus operandi. Daerah pinggiran serta perbatasan wilayah menjadi area yang masih marak peredaran,” ungkap Gatot.

Ia pun memberikan apresiasi tinggi atas langkah progresif Pemkab Sidoarjo yang telah berinisiatif melakukan survei prevalensi secara mandiri.

Menurut Gatot, validitas data awal sangat krusial dalam menentukan wilayah intervensi agar penyalahgunaan dapat ditekan secara signifikan.

“Walau angkanya terbilang kecil, bukan berarti kita bisa santai karena ancamannya tetap besar,” tegasnya mengingatkan.

Semangat kolaborasi ini sejalan dengan muruah Peringatan HANI 2026 yang mengusung tema ‘Membangun Generasi Sehat, Cerdas, dan Kuat melalui Gerakan Ananda Bersinar Menuju Indonesia Emas 2045’.

Melalui sinergi yang kian solid antara regulasi pemerintah dan ketegasan aparat penegak hukum, Sidoarjo bertekad menyelamatkan generasi muda dari cengkeraman narkotika demi masa depan bangsa yang gemilang.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *