JATIMTERBARU.COM, KOTA BATU — Polres Batu menyatakan kesiapan penuh dalam mengawal jalannya perhelatan budaya ‘Bantengan Nuswantoro’ yang digelar pada Minggu (2/8/2026).
Selain menyiagakan personel pengamanan, kepolisian juga menerjunkan skema rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi potensi kemacetan di sepanjang rute kegiatan.
Kasat Lantas Polres Batu, AKP Jaka menegaskan bahwa pengalihan arus dan penataan jalur telah dirancang secara matang untuk meminimalisasi dampaknya terhadap mobilitas masyarakat.
“Kami siap mengamankan seluruh rangkaian Bantengan Nuswantoro. Pengaturan lalu lintas di titik-titik krusial diprioritaskan agar kegiatan budaya tetap semarak dan arus kendaraan terurai dengan aman,” tegas AKP Jaka, Minggu (2/8/2026).
Karakteristik pawai budaya ini membelah jantung kota dengan titik awal dari Stadion Brantas (sisi timur), melintasi area Sini Sono, kawasan Alun-alun, Jalan Gajah Mada, hingga Jalan Panglima Sudirman, dan berakhir di depan Rumah Dinas Wali Kota Batu.
Untuk mengurai titik temu antara peserta pawai dan pengguna jalan, Satlantas Polres Batu memberlakukan pengalihan arus sebagai berikut : Arah Bawah (Kota) menuju Pujon, Kendaraan dialihkan melalui rute, Jalan Dewi Sartika atas, Jalan Sultan Agung, Simpang 3 TMP, ,Srebet, Jalan Melati, Exit Songgoriti, Payung.
Sementara Catatan Jalur : Khusus Jalan Melatibdiberlakukan satu arah (ke arah atas) guna mempermudah akses kendaraan berdimensi besar (R6).
Arah Pujon menuju Bawah (Kota) : Kendaraan dari Simpang 4 Pesanggrahan diarahkan masuk ke Jalan Panglima Sudirman.
Di titik depan Perumahan Panorama, petugas menerapkan sistem contraflow di lajur sisi selatan.
Setibanya di Simpang 4 BCA, kendaraan diinstruksikan belok kiri secara kondisional mengikuti arahan petugas untuk mengantisipasi persilangan arus peserta dari Jalan Gajah Mada.
AKP Jaka menambahkan, efektivitas rekayasa ini sangat bergantung pada sterilisasi Jalan Panglima Sudirman dari parkir liar penonton maupun luapan peserta pawai.
Jika situasi di lapangan mengalami pemadatan yang signifikan, dinamisasi pengalihan ke jalur alternatif lapis kedua akan langsung diterapkan.
Pihak kepolisian pun mengimbau masyarakat dan pengunjung untuk tetap mematuhi petunjuk petugas serta rambu-rambu yang dipasang demi kenyamanan bersama.(*)
Sumber Humas Polres Batu
















