JATIMTERBARU.COM, KEDIRI – Kebakaran terjadi di sebuah pabrik kayu di Dusun Gedangsewu Kulon, Desa Gedangsewu, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Senin (25/5/2026) sore. Api diduga muncul akibat percikan dari gesekan mesin produksi di area silo pabrik.
Peristiwa itu dilaporkan terjadi sekitar pukul 16.12 WIB. Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Kediri Pos Pare kemudian bergerak menuju lokasi pada pukul 16.14 WIB dan tiba sekitar pukul 16.27 WIB.
Berdasarkan informasi petugas, kebakaran pertama kali diketahui saat salah seorang staf pabrik melakukan pengecekan kondisi area produksi. Saat pemeriksaan berlangsung, ditemukan percikan api di dalam silo.
Api diduga dipicu gesekan antara mesin gergaji dengan stoper mesin yang kemudian memunculkan percikan dan memicu kebakaran.
Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, mengatakan petugas langsung melakukan penanganan begitu menerima laporan warga.
“Tim Damkar Pos Pare melakukan pemadaman menggunakan dua unit armada dengan tujuh personel. Api berhasil dipadamkan sesuai prosedur operasional yang berlaku,” kata Kaleb.
Proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam, mulai pukul 16.14 WIB hingga api dinyatakan padam pada pukul 17.20 WIB.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut. Namun, kebakaran mengakibatkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp 10 juta.
Petugas juga memastikan api berhasil dikendalikan sehingga tidak merembet ke area lain di lingkungan pabrik kayu tersebut.
Kaleb menambahkan, peristiwa tersebut menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap sistem kerja mesin, terutama di industri yang memiliki risiko kebakaran tinggi.
“Kami mengimbau pelaku usaha agar rutin melakukan pengecekan peralatan dan memastikan standar keselamatan kerja diterapkan dengan baik. Pencegahan tetap menjadi langkah paling penting untuk meminimalkan potensi kebakaran,” tandasnya.


















