JATIMTERBARU.COM, SIDOARJO – Halaman dan ruang utama Masjid Agung Sidoarjo dipadati oleh ratusan jemaah dari berbagai penjuru daerah pada Sabtu (25/7/2026).
Kehadiran massa yang antusias ini merupakan bagian dari perayaan milad Satu Dekade Ummi Peduli, yang dirangkai dengan gelaran pengajian akbar dan tausiah bersama da’i nasional, Ustadz Hanan Attaki.
Momentum genap sepuluh tahun berkiprah ini menjadi wujud rasa syukur atas konsistensi Ummi Peduli dalam menjalankan misi dakwah, aksi kemanusiaan, dan pemberdayaan sosial secara berkelanjutan di Jawa Timur.
Hadir langsung di tengah-tengah jemaah, Bupati Sidoarjo Subandi menyampaikan apresiasi dan rasa hormat yang mendalam atas dedikasi panjang Ummi Peduli.
Menurutnya, pemerintah daerah membutuhkan tangan-tangan kreatif dan ikhlas dari lembaga sosial keagamaan untuk menyentuh aspek-aspek kemanusiaan yang tidak selalu bisa dijangkau oleh birokrasi formal.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, saya mengucapkan selamat atas satu dekade kepak sayap Ummi Peduli. Semoga terus istiqamah dalam berdakwah, berbagi manfaat, serta senantiasa menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menebarkan kebaikan,” ungkap Subandi.
Subandi menekankan bahwa kemajuan suatu daerah tidak hanya diukur dari megahnya pembangunan fisik infrastruktur, melainkan juga dari kokohnya karakter, akhlak, dan kepedulian sosial warganya.
Pengajian akbar seperti ini dinilai memiliki peran strategis sebagai oase spiritual untuk mempererat ukhuwah Islamiyah di Sidoarjo.
Di hadapan para jemaah, Bupati juga menegaskan kembali komitmen Pemkab Sidoarjo dalam menjaga tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berpihak pada kemaslahatan publik.
“Kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik. Namun, keberhasilan pembangunan membutuhkan sinergi dan kolaborasi semua pihak. Mari bersama-sama membangun Sidoarjo yang maju, sejahtera, religius, dan penuh empati,” tuturnya.
Memasuki acara inti, Ustadz Hanan Attaki membius ratusan jemaah dengan untaian tausiahnya yang sejuk.
Ia mengajak masyarakat untuk senantiasa memperkuat akar keimanan, menjaga kedekatan dengan Allah SWT, serta melipatgandakan amal saleh melalui kepedulian kepada sesama manusia.
Ustadz Hanan juga mengingatkan esensi penting untuk kembali menjadikan Al-Qur’an sebagai kompas kehidupan utama, agar setiap individu mampu menavigasi tantangan zaman dengan hati yang lapang, tenang, dan penuh keberkahan.
Rangkaian acara peringatan satu dekade ini berlangsung khidmat hingga akhir. Sinergi nilai dakwah dan kepedulian sosial yang digaungkan Ummi Peduli diharapkan dapat terus menjadi motor penggerak bagi terwujudnya masyarakat Kabupaten Sidoarjo yang harmonis, religius, dan sejahtera.


















