Example 300x600
Example floating
Example floating
Example 1600x408
Berita

Perumda Tirta Kanjuruhan Dalami Tata Kelola Perum Jasa Tirta I

113
×

Perumda Tirta Kanjuruhan Dalami Tata Kelola Perum Jasa Tirta I

Sebarkan artikel ini
Perumda Tirta Kanjuruhan Study ke Jasa Tirta I

JATIMTERBARU.COM, MALANG – Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang menjadikan penguatan manajemen internal sebagai salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kinerja perusahaan sekaligus menjaga kualitas pelayanan air minum kepada masyarakat.

Salah satu upaya tersebut dilakukan dengan menggelar benchmarking study ke Kantor Pusat Perum Jasa Tirta I, Kota Malang, Selasa (7/10/2026). Melalui kegiatan ini, jajaran Perumda Tirta Kanjuruhan menggali pengalaman dan pola pengelolaan perusahaan yang dapat dijadikan bahan pembanding dalam melakukan pembenahan di lingkungan internal.

Example 300x600

Pembahasan dalam pertemuan tidak hanya menyentuh aspek teknis operasional, tetapi juga menyangkut bagaimana sebuah organisasi dibangun agar mampu bekerja secara efektif. Penataan kelembagaan, penyempurnaan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK), serta penerapan Key Performance Indicator (KPI) menjadi sejumlah hal yang mendapat perhatian.

Dari jajaran Perumda Tirta Kanjuruhan, kegiatan tersebut diikuti direksi, Kepala Satuan Pengawasan Intern (SPI), Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang), serta sejumlah kepala bagian. Sementara dari Perum Jasa Tirta I, rombongan diterima Sekretaris Perusahaan, Vice President Manajemen Risiko, dan Kepala Divisi Human Capital.

Interaksi kedua lembaga tersebut menjadi ruang untuk membandingkan pendekatan dalam membangun organisasi yang efektif dan terukur. Pengalaman Perum Jasa Tirta I juga menjadi referensi bagi Perumda Tirta Kanjuruhan dalam melihat pengelolaan risiko, pembagian fungsi organisasi, hingga mekanisme evaluasi kinerja masing-masing bagian.

Direktur Utama Perumda Tirta Kanjuruhan menilai proses pembelajaran antarlembaga diperlukan untuk memperkaya perspektif perusahaan dalam melakukan evaluasi. Menurutnya, pembenahan struktur organisasi perlu diikuti sistem pengukuran kinerja yang jelas agar setiap unsur perusahaan memiliki target dan ukuran keberhasilan yang dapat dievaluasi.

“Kami ingin terus melakukan pembenahan dengan belajar dari praktik-praktik yang sudah berjalan baik. Penataan organisasi, penguatan SOTK dan KPI yang terukur diharapkan mampu meningkatkan efektivitas operasional sekaligus kualitas pelayanan kepada pelanggan dan masyarakat Kabupaten Malang,” ujarnya.

Menurut dia, peningkatan tata kelola harus memiliki keterkaitan langsung dengan kualitas pelayanan. Karena itu, berbagai pembenahan di tingkat manajemen diarahkan agar mampu menciptakan proses kerja yang lebih efektif, profesional, serta mampu menjawab kebutuhan pelanggan.

Selain bertukar pengalaman, agenda tersebut juga ditandai dengan pertukaran cinderamata antara kedua institusi. Dalam kesempatan yang sama, Perumda Tirta Kanjuruhan memberikan dukungan sponsorship untuk penerbitan buku “Brantas dan Karangkates” sebagai bagian dari dukungan terhadap dokumentasi dan kepedulian terhadap pengelolaan sumber daya air di Jawa Timur.

Bagi Perumda Tirta Kanjuruhan, hasil kunjungan tersebut akan menjadi bahan untuk menilai kembali berbagai sistem yang selama ini diterapkan. Praktik yang diperoleh dari kegiatan benchmarking tidak serta-merta diterapkan, tetapi akan dikaji dan disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan perusahaan daerah.

Langkah evaluasi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun perusahaan yang mampu beradaptasi dengan tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi. Transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan kemampuan merespons kebutuhan masyarakat menjadi aspek yang perlu diperkuat seiring perkembangan organisasi.

Penguatan tata kelola pun diarahkan untuk membangun sistem kerja yang memiliki ukuran kinerja jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan organisasi yang lebih tertata dan indikator kinerja yang terukur, perusahaan diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan sekaligus memperkuat profesionalisme jajaran di setiap lini.

Pada akhirnya, proses pembelajaran melalui benchmarking tersebut diharapkan memberikan dampak lebih luas terhadap perjalanan Perumda Tirta Kanjuruhan. Tidak hanya dari sisi peningkatan kinerja perusahaan, tetapi juga dalam menghadirkan pelayanan air minum yang semakin optimal bagi masyarakat Kabupaten Malang.

Example 468x60
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *