JATIMTERBARU.COM, KEDIRI – Cara berbeda dilakukan Polres Kediri Kota dalam memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026. Alih-alih menggelar penyuluhan di dalam kelas, jajaran kepolisian mengajak anak-anak belajar tentang keselamatan, disiplin, dan kepedulian melalui pertunjukan “Waton Sae” (Wayang Kartun Sarana Edukasi) di Mapolsek Kediri Kota, Kamis (23/7/2026).
Suasana Mapolsek Kediri Kota yang biasanya identik dengan pelayanan kepolisian berubah menjadi ruang belajar yang penuh keceriaan.
Anak-anak tampak antusias menyaksikan tokoh-tokoh wayang kartun yang membawakan cerita tentang tertib berlalu lintas, pentingnya saling menghargai, hingga bahaya perundungan (bullying).
Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim, mengatakan, pendekatan melalui media wayang kartun dipilih agar pesan-pesan kepolisian lebih mudah dipahami dan diingat oleh anak-anak.
“Kami melaksanakan kegiatan Waton Sae atau Wayang Kartun Sarana Edukasi bertepatan dengan Hari Anak Nasional. Ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk ikut menjaga dan membina anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” kata Anggi.
Menurutnya, tema Hari Anak Nasional tahun ini, “Sayangi, Lindungi, dan Wujudkan Masa Depan Anak”, sejalan dengan upaya kepolisian membangun karakter anak sejak usia dini melalui edukasi yang menyenangkan.
Dalam pertunjukan tersebut, materi yang disampaikan tidak hanya berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga kebiasaan tertib berlalu lintas, sikap saling menghormati, serta pentingnya mencegah tindakan perundungan di lingkungan sekolah maupun pergaulan.
“Wayang kartun menjadi media yang komunikatif. Anak-anak akan lebih mudah mengingat pesan-pesan yang disampaikan sehingga diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Kapolsek Kediri Kota, Kompol Bowo Wicaksono menambahkan, kegiatan tersebut juga bertujuan membangun kedekatan emosional antara anak-anak dengan institusi kepolisian.
Menurutnya, polisi tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga memiliki tanggung jawab memberikan edukasi dan perlindungan kepada anak.
“Kami ingin anak-anak melihat kantor polisi sebagai tempat yang aman, ramah, dan terbuka bagi mereka. Melalui pendekatan seperti ini, diharapkan mereka tidak merasa takut untuk berinteraksi dengan polisi,” kata Bowo.
Selama kegiatan berlangsung, personel kepolisian tampil membawakan karakter wayang kartun dengan gaya interaktif. Anak-anak diajak berdialog, menjawab pertanyaan, hingga mengikuti permainan edukatif yang disisipkan dalam alur cerita.
Melalui peringatan Hari Anak Nasional 2026 ini, Polres Kediri Kota berharap kolaborasi antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan masyarakat semakin kuat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak, sekaligus menanamkan kesadaran hukum sejak usia dini.


















