Example 300x600
Example floating
Example floating
Example 1600x408
Berita

RT Berkelas Antarkan Wahyu Hidayat Raih Penghargaan Nasional

94
×

RT Berkelas Antarkan Wahyu Hidayat Raih Penghargaan Nasional

Sebarkan artikel ini
Dok.Prokopim Pemkot Malang (Wali Kota Malang Raih Penghargaan Nasional)

JATIMTERBARU.COM, JAKARTA – Komitmen Pemerintah Kota Malang membangun dari tingkat paling dekat dengan masyarakat mendapat pengakuan di tingkat nasional.

Program RT Berkelas, yang digagas dari penjabaran visi dan misi Wali Kota Malang Wahyu Hidayat bersama Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin, mengantarkan Wahyu meraih Pemimpin Daerah Awards 2026 kategori Pelayanan Publik.

Example 300x600

Penghargaan tersebut diserahkan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya dalam acara yang berlangsung di MNC Tower, Jakarta, Kamis (27/8/2026).

Program RT Berkelas menjadi salah satu pendekatan Pemkot Malang dalam memperkuat pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat.

Melalui program ini, setiap Rukun Tetangga (RT) diberikan ruang untuk mengidentifikasi persoalan sekaligus mengusulkan kebutuhan prioritas di wilayah masing-masing.

Skema tersebut menempatkan masyarakat bukan semata sebagai penerima manfaat pembangunan, melainkan sebagai bagian penting dalam menentukan arah intervensi pemerintah.

Usulan dari tingkat RT kemudian menjadi pijakan untuk mendapatkan dukungan dan direalisasikan sesuai prioritas pembangunan daerah.

Untuk menjalankan program tersebut, Pemkot Malang mengalokasikan anggaran sekitar Rp215 miliar yang menyasar lebih dari 4.000 RT di seluruh wilayah Kota Malang.

Besarnya dukungan anggaran tersebut mencerminkan upaya pemerintah menghadirkan pola pembangunan yang lebih dekat dengan warga, responsif terhadap persoalan lingkungan, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih konkret.

Dalam kesempatan tersebut, Wamendagri Bima Arya menegaskan bahwa penghargaan kepada para kepala daerah merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras dan perjuangan dalam menjalankan pemerintahan serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Setiap pemimpin ada zamannya, setiap pemimpin ada tantangannya. Pemimpin hari ini, kepala daerah hari ini dihadapkan pada tantangan yang sangat tidak mudah. Kalau hari ini kemudian para kepala daerah itu menerima penghargaan, mereka memang para petarung,” ujar Bima.

Menurutnya, kepala daerah saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari mengawal program strategis pemerintah pusat, merealisasikan janji kepada masyarakat, memastikan pelayanan dasar berjalan optimal, hingga menghadapi dinamika media dan koridor hukum.

Karena itu, Bima berharap penghargaan tersebut tidak berhenti sebagai pencapaian personal kepala daerah. Lebih dari itu, penghargaan harus menjadi apresiasi bagi seluruh jajaran pemerintahan dan masyarakat yang bekerja bersama mewujudkan program-program yang berpihak kepada kepentingan rakyat.

“Dan kita berharap tentu penghargaan ini bukan sekadar menambah daftar koleksi pribadi kepala daerah, tapi juga merupakan penghargaan bagi semua yang berkeringat yang menyukseskan program-program prorakyat dan memberikan inspirasi bagi yang lain,” tuturnya.

“Atas nama Bapak Mendagri, kami menyampaikan selamat kepada para petarung yang telah membuktikan bisa bekerja dan terus fokus untuk melayani rakyat di tengah berbagai macam keterbatasan,” imbuh Bima.

Sementara itu, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyebut penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas implementasi Program RT Berkelas yang memberikan ruang kepada masyarakat untuk menentukan kebutuhan pembangunan di lingkungannya.

“RT Berkelas ini memang sengaja kita berikan satu peluang atau kesempatan kepada RT untuk bisa mengusulkan sesuai dengan prioritasnya di wilayah masing-masing. Dan ini adalah memberikan kesempatan kepada mereka untuk bisa memberikan satu usulan dan merealisasikan sesuai dengan prioritasnya,” jelas Wahyu.

Ia memastikan Program RT Berkelas tidak berhenti sebagai program jangka pendek. Keberlanjutannya telah diperkuat melalui masuknya program tersebut dalam RPJMD Kota Malang, sehingga pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat dari tingkat RT dapat terus menjadi bagian dari agenda pembangunan daerah.

“Iya, karena sudah masuk di dalam RPJMD Kota Malang, jadi ini diteruskan dan bisa sampai dengan lima tahun kepemimpinan saya bersama Mas Wakil Wali Kota,” pungkasnya.

Pengakuan nasional terhadap Program RT Berkelas sekaligus mempertegas arah pembangunan Kota Malang yang menempatkan partisipasi masyarakat sebagai fondasi.

Dari tingkat RT, pemerintah berupaya memastikan pembangunan tidak hanya dirancang dari atas, tetapi tumbuh dari kebutuhan nyata warga di setiap lingkungan.

 

Sumber Prokopim Pemkot Malang

Example 468x60
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *