JATIMTERBARU.COM, PASURUAN – Prajurit Yonzipur 10/JP/2 Kostrad bersama masyarakat Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, menghadirkan Jembatan Garuda sebagai upaya memperkuat akses dan mendukung aktivitas warga.
Mereka menyelesaikan pembangunan jembatan berukuran panjang 12 meter dan lebar 3 meter tersebut dalam waktu dua bulan. Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, S.Sos., M.Si., meresmikan Jembatan Garuda di kawasan SMK 1 Gempol pada Selasa (3/11/2026).
Kehadiran jembatan ini membuka akses yang lebih mudah bagi masyarakat. Warga dapat memanfaatkan jalur tersebut untuk menunjang mobilitas sehari-hari, aktivitas pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga kegiatan ekonomi.
Pembangunan ini sekaligus memperlihatkan kontribusi nyata TNI Angkatan Darat dalam mendukung kemajuan wilayah. Prajurit tidak hanya menjaga pertahanan negara, tetapi juga turun langsung membantu masyarakat memenuhi kebutuhan infrastruktur.
Pangdivif 2 Kostrad Tekankan Pengabdian kepada Rakyat
Dalam sambutannya, Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun menegaskan pentingnya kehadiran TNI AD dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Menurutnya, pembangunan Jembatan Garuda mencerminkan kepedulian prajurit terhadap lingkungan sekaligus mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Pangdivif 2 Kostrad juga menyoroti manfaat jembatan bagi masyarakat Desa Kepulungan dan wilayah sekitarnya. Infrastruktur tersebut dapat memperlancar perjalanan warga, memudahkan akses siswa menuju fasilitas pendidikan, serta membantu masyarakat menjangkau layanan kesehatan.
“TNI akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat dan membantu sesuai kemampuan yang kami miliki. Kami ingin prajurit Kostrad tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas pertahanan negara, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat sekitarnya,” ungkap Pangdivif 2 Kostrad.
Selain itu, ia mengajak seluruh warga untuk menjaga kebersihan, keamanan, dan kondisi fisik jembatan. Kepedulian bersama akan memperpanjang usia infrastruktur sekaligus memastikan masyarakat dapat terus memanfaatkannya.
Gotong Royong TNI dan Warga Hasilkan Infrastruktur
Selama dua bulan pengerjaan, prajurit Yonzipur 10/JP/2 Kostrad dan masyarakat membangun jembatan melalui semangat kebersamaan. Mereka menyatukan tenaga, waktu, dan kepedulian demi menghadirkan akses yang lebih baik bagi lingkungan sekitar.
Sinergi tersebut memperlihatkan bahwa gotong royong mampu mendorong pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung. Lebih dari sekadar penghubung antarlokasi, Jembatan Garuda juga membuka peluang bagi kelancaran aktivitas sosial dan ekonomi warga.
Melalui pembangunan ini, Yonzipur 10/JP/2 Kostrad menegaskan komitmen untuk terus mengabdi kepada rakyat. Prajurit tidak hanya menjalankan tugas menjaga kedaulatan negara, tetapi juga mengambil peran dalam pembangunan dan membantu mengatasi kesulitan masyarakat.
Sumber Pendivif 2 Kostrad
















