Example 300x600
Example floating
Example floating
Example 1600x408
Opini

UPN Jatim Bahas Etika AI dalam Karya Ilmiah

109
×

UPN Jatim Bahas Etika AI dalam Karya Ilmiah

Sebarkan artikel ini

Oleh : Sarah Meirina Sari, S.AP., MPA

Dosen Program Studi Administrasi Publik

Example 300x600

FISIBPOL, UPN “Veteran” Jawa Timur

 

JATIMTERBARU.COM, SURABAYA – Pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam dunia pendidikan tinggi menuntut keseimbangan antara kemajuan teknologi dan integritas akademik. Menjawab tantangan tersebut, Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial, Budaya, dan Politik (FISIBPOL), Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jawa Timur menggelar pelatihan penulisan artikel ilmiah dengan menitikberatkan pada etika penggunaan AI, Jumat (9/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Twin Tower B lantai 11 UPN “Veteran” Jawa Timur ini diikuti mahasiswa dan dosen Program Studi Administrasi Publik. Pelatihan menghadirkan Dr. Dida Rahmadanik, S.AP., M.AP., dosen Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, sebagai narasumber untuk membahas penggunaan teknologi AI dalam mendukung proses penulisan karya ilmiah secara bertanggung jawab.

Pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kompetensi akademik sivitas akademika, terutama dalam menghadapi perubahan metode kerja ilmiah akibat perkembangan teknologi digital. Kemampuan menyusun tulisan yang sistematis dan berbasis argumentasi dinilai perlu diimbangi dengan pemahaman mengenai batasan pemanfaatan teknologi agar kualitas dan keaslian karya tetap terjaga.

Dalam praktik akademik, AI dapat dimanfaatkan untuk membantu mengembangkan gagasan awal, menyusun kerangka tulisan, memperbaiki tata bahasa, hingga mengorganisasi informasi. Kendati menawarkan efisiensi, penggunaan teknologi tersebut tetap memerlukan penilaian kritis dari penulis agar hasilnya tidak diterima begitu saja tanpa pemeriksaan dan pertimbangan ilmiah.

Melalui materi yang diberikan, peserta diharapkan mampu menempatkan AI sebagai instrumen pendukung dalam proses penyusunan artikel, bukan sebagai pengganti kapasitas intelektual manusia. Penalaran, analisis, interpretasi data, serta pengembangan argumentasi tetap menjadi tanggung jawab penulis dalam menghasilkan karya yang memiliki nilai akademik.

Aspek integritas menjadi perhatian penting dalam pembahasan tersebut. Peserta perlu memahami bahwa informasi yang dihasilkan AI tidak selalu akurat, sehingga setiap data, kutipan, dan referensi harus diperiksa kembali melalui sumber yang dapat dipertanggungjawabkan. Langkah ini diperlukan untuk mencegah penyebaran informasi keliru sekaligus menghindari kesalahan dalam penyusunan karya ilmiah.

Tanggung jawab akademik juga melekat pada seluruh isi tulisan, mulai dari keabsahan data dan ketepatan rujukan hingga argumentasi serta kesimpulan yang disampaikan. Dengan demikian, penggunaan AI tidak menghilangkan kewajiban penulis untuk menjaga kejujuran ilmiah, transparansi, dan orisinalitas karya sesuai ketentuan akademik yang berlaku.

Bagi mahasiswa, pelatihan ini diharapkan memperkuat keterampilan menghasilkan artikel ilmiah yang terstruktur, logis, dan memenuhi standar penulisan akademik. Sementara bagi dosen, kegiatan tersebut dapat memperluas pemahaman mengenai peluang sekaligus tantangan penggunaan AI dalam proses pembelajaran, penelitian, dan pengembangan publikasi ilmiah.

Penyelenggaraan pelatihan ini sekaligus menegaskan pentingnya kesiapan perguruan tinggi dalam merespons perkembangan teknologi tanpa mengesampingkan prinsip-prinsip fundamental pendidikan. Adaptasi terhadap AI perlu disertai penguatan literasi digital, kemampuan berpikir kritis, serta kesadaran etis dalam setiap tahapan kegiatan akademik.

Melalui kegiatan tersebut, Program Studi Administrasi Publik FISIBPOL UPN “Veteran” Jawa Timur mendorong terbentuknya budaya akademik yang adaptif terhadap inovasi sekaligus konsisten menjaga integritas ilmiah. Penguasaan teknik penulisan yang baik dan pemanfaatan AI secara bertanggung jawab diharapkan dapat mendukung lahirnya publikasi berkualitas yang kredibel serta berkontribusi terhadap pengembangan ilmu administrasi publik.

Example 468x60
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *