JATIMTERBARU.COM, MALANG — Prestasi gemilang kembali ditorehkan siswa SMA Integral Ar-Rohmah Malang di tingkat internasional. Tim delegasi sekolah berhasil memboyong 9 medali dalam ajang Southeast ASEAN Olympiad yang digelar di Kuala Terengganu, Malaysia, pada 7–12 September 2026.
Capaian tersebut menjadi bukti konsistensi SMA Integral Ar-Rohmah Malang dalam mendorong siswanya untuk berprestasi, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga mampu bersaing di panggung pendidikan kawasan Asia Tenggara.
Southeast ASEAN Olympiad tahun ini diikuti lebih dari 500 siswa SMA dari empat negara, yakni Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Kamboja. Dalam kompetisi tersebut, para siswa SMA Integral Ar-Rohmah Malang berkompetisi pada sejumlah bidang dan berhasil meraih medali emas, perak, hingga perunggu.
Pada kategori Mathematics, Rayhan Nufail Haidar berhasil meraih Gold Medal. Sementara itu, Dayandra Ilham Maulana membawa pulang Silver Medal, sedangkan Delvinadi Aditya dan Irsyad Surya M masing-masing meraih Bronze Medal.
Prestasi kembali ditorehkan pada kategori English. Irsyad Surya M berhasil meraih Silver Medal, sedangkan M. Rafy Asyaikhoni Z memperoleh Bronze Medal.
Sementara pada kategori Biology, M. Daffa Athallah Santoso menyumbangkan Bronze Medal. Medali serupa juga diraih M. Ilham Fatih Ar-Rasyid pada kategori Public Speaking serta M. Mustain Syafi’i dalam kategori Hafalan Al-Qur’an.
Dengan raihan tersebut, sembilan medali yang dibawa pulang menjadi catatan prestasi tersendiri bagi SMA Integral Ar-Rohmah Malang. Keberhasilan itu sekaligus menunjukkan kemampuan siswa dalam mengembangkan kompetensi akademik, komunikasi, hingga kemampuan keagamaan dalam sebuah kompetisi yang mempertemukan peserta dari berbagai negara ASEAN.
Kepala SMA Integral Ar-Rohmah, Ustadz Devi Wisudawan, menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas capaian para siswa. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan kerja keras siswa, doa, serta pembinaan yang dilakukan secara bersama-sama.
“Alhamdulillah, ini adalah buah dari kerja keras, doa, dan pembinaan yang dilakukan bersama. Lebih dari sekadar kompetisi, ini adalah kesempatan bagi anak-anak untuk belajar, terhubung, dan bertumbuh melampaui batas negara,” ujarnya.
Ia berharap capaian tersebut tidak berhenti sebagai sebuah prestasi, tetapi dapat menjadi pengalaman berharga sekaligus pemantik semangat bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan berani berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi.
“Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus berjuang mengharumkan nama sekolah dan bangsa,” tambahnya.
Raihan sembilan medali di ajang Southeast ASEAN Olympiad sekaligus mempertegas bahwa pendidikan di SMA Integral Ar-Rohmah Malang tidak hanya diarahkan pada pencapaian akademik.
Pengembangan karakter, keberanian berkompetisi, kemampuan komunikasi, serta nilai-nilai keagamaan menjadi bagian dari proses pendidikan yang dipersiapkan untuk menghadapi tantangan di tingkat global.
Prestasi para siswa tersebut pun menjadi representasi positif pelajar Indonesia dalam kompetisi pendidikan tingkat ASEAN, sekaligus membawa nama SMA Integral Ar-Rohmah Malang semakin dikenal di kancah internasional.
















