Example floating
Example floating
Example 728x250
Pendidikan

Rajut Kolaborasi Berkelanjutan, 680 Mahasiswa UNISKA Kediri Resmi Diterjunkan ke Desa hingga Malaysia

80
×

Rajut Kolaborasi Berkelanjutan, 680 Mahasiswa UNISKA Kediri Resmi Diterjunkan ke Desa hingga Malaysia

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JATIMTERBARU.COM, KEDIRI– Universitas Islam Kadiri (UNISKA) Kediri kembali menegaskan komitmennya dalam pilar pengabdian masyarakat.

Sebanyak 680 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Tahun 2026 resmi dilepas untuk mendharmabaktikan ilmu mereka di berbagai pelosok desa di Jawa Timur hingga ranah internasional, Malaysia.

Example 300x600

Seremoni pelepasan yang berlangsung pada Senin (20/7/2026) ini terasa istimewa karena dirangkaikan dengan penandatanganan kesepakatan Desa Binaan, sebuah manifestasi nyata dari komitmen jangka panjang dalam membangun kedaulatan desa melalui sinergi lintas sektor.

Orkestrasi Lintas Sektor untuk Dampak Nyata

Mengusung jargon ‘Kolaborasi Nyata Berdampak untuk Bangsa’, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNISKA Kediri, Fitri Lisnanti, menegaskan bahwa akselerasi pembangunan desa tidak bisa bertumpu pada pundak perguruan tinggi semata.

Diperlukan harmonisasi dan kerja bersama yang solid antara akademisi, birokrasi, hingga sektor privat.

“Pengabdian masyarakat akan memiliki daya dobrak yang jauh lebih kuat apabila diorkestrasi secara bersama-sama. Oleh karena itu, kami menggandeng multi-pihak agar program yang diinisiasi mahasiswa benar-benar menghadirkan dampak konkret dan rekahan solusi bagi dinamika di masyarakat,” tutur Fitri.

Menariknya, KKNT tahun ini mendobrak pola lama yang bias waktu. Pengabdian tidak lagi tereduksi menjadi sekadar formalitas satu bulan.

Lewat skema Desa Binaan, UNISKA berkomitmen melakukan pendampingan pasca-KKN yang berkelanjutan.

Fokusnya mencakup rumpun strategis yaitu : Kedaulatan & Ketahanan Pangan, Digitalisasi Administrasi & Pelayanan Desa, Akselerasi UMKM dan BUMDes, Tata Kelola Pemerintahan yang Akuntabel, Peningkatan Mutu SDM & Hilirisasi Teknologi Tepat Guna.

Menempa Mahasiswa Menjadi Agen Perubahan

Senada dengan hal tersebut, Rektor UNISKA Kediri, Bambang Yulianto, menitipkan asa besar agar para mahasiswa mampu melebur dan menjadi pemantik perubahan yang peka terhadap realitas sosial. KKN bukan sekadar memindahkan ruang kelas, melainkan ruang refleksi untuk membaca zaman dan menyerap kearifan lokal.

“Kami berharap mahasiswa tidak hanya mentransfer ilmu teoretis dari bangku kuliah, tetapi juga merendahkan hati untuk belajar langsung dari laboratorium kehidupan, yaitu masyarakat. Pengalaman empiris inilah yang akan membentuk karakter dan bekal berharga mereka pasca-kampus nanti,” ungkap Rektor.

Aliansi Strategis dari Kediri hingga Kuala Lumpur

Guna memastikan program berjalan presisi, UNISKA menggandeng jejaring mitra strategis bereputasi tinggi.

Mahasiswa nantinya akan menyokong program-program nasional, seperti: SIGAP Pangan (Bekerja sama dengan Bank Indonesia), Desa Cinta Statistik / Desa Cantik(Bekerja sama dengan BPS), Penguatan Literasi & Inklusi Keuangan (Bekerja sama dengan OJK).

Pemberdayaan Berbasis Potensi Lokal (Bersama Pemkab/Pemkot, BUMN, dan Swasta)

Seluruh gerbong mahasiswa ini akan tersebar merata di wilayah Kabupaten Kediri, Kota Kediri, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Blitar, serta sebagian delegasi terpilih yang akan menembus batas negara melalui KKN Internasional di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL), Malaysia.

Melalui langkah strategis ini, UNISKA Kediri tidak hanya sekadar melepas mahasiswanya untuk menuntaskan kurikulum, melainkan sedang menanam benih pembangunan yang berkelanjutan, sekaligus mempererat simpul sinergi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat demi kemajuan daerah yang inklusif.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *