Example 300x600
Example floating
Example floating
Example 1600x408
Pemerintahan

Bupati Subandi Instruksikan Percepatan Betonisasi Jalan Tambakcemandi

84
×

Bupati Subandi Instruksikan Percepatan Betonisasi Jalan Tambakcemandi

Sebarkan artikel ini

JATIMTERBARU.COM, SIDOARJO – Bupati Sidoarjo H. Subandi, S.H., M.Kn. meminta percepatan pengerjaan betonisasi ruas Jalan Tambakcemandi, Kecamatan Sedati, guna memastikan pembangunan infrastruktur tersebut rampung sesuai target dan dapat segera dimanfaatkan masyarakat.

Permintaan itu disampaikan Subandi saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di lokasi proyek, Senin (24/8/2026).

Example 300x600

Dalam peninjauan tersebut, ia mengecek langsung progres pekerjaan sekaligus mengidentifikasi sejumlah kendala yang berpotensi memengaruhi target penyelesaian proyek.

Proyek betonisasi tersebut memiliki panjang sekitar 1,4 kilometer dengan lebar enam meter. Berdasarkan hasil pemantauan, progres pekerjaan mengalami deviasi sekitar empat persen. Keterlambatan terutama dipengaruhi pengerjaan saluran U-ditch yang terkendala operasional alat berat serta ketersediaan material.

Sebagai langkah percepatan, jumlah ekskavator di lokasi telah ditambah dari satu menjadi dua unit. Penambahan alat berat tersebut diharapkan mampu mempercepat pekerjaan saluran sekaligus mengejar ketertinggalan progres.

“Alhamdulillah ekskavatornya sudah ditambah satu lagi. Sehingga ada dua unit ekskavator untuk mempercepat pengerjaan. Mudah-mudahan deviasi ini segera tertutup,” ujar Subandi.

Bupati juga menekankan pentingnya pengawasan secara berlapis agar pelaksanaan proyek berjalan konsisten. Konsultan pengawas, pemerintah desa, serta masyarakat diminta aktif memantau aktivitas pekerjaan di lapangan.

Subandi bahkan meminta kepala desa segera melaporkan apabila proyek tidak menunjukkan aktivitas selama satu hingga dua hari. Menurutnya, pengawasan tersebut diperlukan agar setiap potensi hambatan dapat segera ditindaklanjuti dan tidak berkembang menjadi keterlambatan yang lebih besar.

“Kalau sampai satu atau dua hari tidak ada kegiatan di lapangan, kepala desa harus segera melaporkan,” tegasnya.

Selain aspek pelaksanaan, Subandi meminta ketersediaan material, khususnya U-ditch, dipastikan sejak awal. Kesiapan material dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga kesinambungan pekerjaan di lapangan.

“Kalau U-ditch dan semua materialnya sudah ready, saya yakin percepatan pekerjaan bisa dilakukan. Makanya, kita pastikan semuanya. Mudah-mudahan pekerjaan bisa selesai tepat waktu seperti yang kita harapkan,” katanya.

Dalam sidak tersebut, Subandi juga menyoroti penataan tiang jaringan internet milik provider yang berada di sepanjang ruas jalan. Ia meminta keberadaan tiang-tiang tersebut ditata agar tidak mengganggu estetika kawasan maupun kenyamanan masyarakat setelah pembangunan selesai.

Apabila terdapat tiang provider yang terlalu banyak dalam satu titik, pemerintah desa diminta berkoordinasi dengan pemilik jaringan untuk melakukan penataan, pemindahan, atau pengurangan tiang yang dinilai tidak diperlukan.

“Saya butuh kerapian karena sekalian kita lakukan penataan. Kalau ada empat atau lima tiang provider, cukup sisakan dua. Selebihnya dikoordinasikan dengan pemilik provider untuk dipotong atau dipindahkan,” jelasnya.

Subandi menargetkan proses betonisasi sekaligus penataan lingkungan di sepanjang Jalan Tambakcemandi dapat diselesaikan pada Desember 2026. Ia menegaskan, percepatan pekerjaan harus tetap diimbangi dengan pengendalian mutu sehingga hasil pembangunan tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga memiliki kualitas yang baik dan memberikan manfaat jangka panjang.

“Harapan kita, betonisasinya bagus. Penataannya bagus. Dan, masyarakat bisa menikmati hasil pembangunan dengan nyaman. Jangan sampai pekerjaan terlambat atau kualitasnya kurang baik, yang akhirnya menjadi beban masyarakat,” pungkasnya.

Example 468x60
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *