Example 300x600
Example floating
Example floating
Example 1600x408
Pemerintahan

Bakorwil Malang Akselerasi MJC Jadi Ekosistem Talenta Digital Jawa Timur

71
×

Bakorwil Malang Akselerasi MJC Jadi Ekosistem Talenta Digital Jawa Timur

Sebarkan artikel ini
Kepala Bakorwil Malang, Asep Kusdinar saat menggelar rapat MJC 2026

JATIMTERBARU.COM, MALANG – Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) III Malang mempertegas komitmennya sebagai simpul integrasi pembangunan kewilayahan dengan menggelar Rapat Koordinasi Millennium Job Center (MJC) Tahun 2026 pada Kamis (6/8/2026).

Mengusung tema “Membangun Kolaborasi Berkelanjutan untuk Penguatan Program Millennium Job Center,” forum ini menjadi pijakan strategis dalam menyelaraskan arah pengembangan talenta digital, memperkuat sinergi lintas sektor, serta menjawab tantangan dinamika dunia kerja modern.

Example 300x600

Inisiatif ini selaras dengan pilar pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan ekonomi digital yang tertuang dalam RPJMD Provinsi Jawa Timur 2025–2029 melalui misi Jatim Kerja.

Misi tersebut berfokus pada perluasan kesempatan kerja berkualitas, peningkatan daya saing SDM, dan pemanfaatan peluang ekonomi digital melalui skema pelatihan berbasis proyek, pendampingan (mentoring), serta penguatan jejaring industri.

Kepala Bakorwil III Malang, Asep Kusdinar, menegaskan bahwa pergeseran lanskap pekerjaan akibat transformasi digital menuntut paradigma baru dalam pembinaan SDM.

Penguatan kompetensi tidak lagi cukup bertumpu pada pelatihan instruksional, melainkan harus diwujudkan dalam ekosistem terpadu yang menghubungkan keahlian, pengalaman empiris, proyek nyata, hingga aksesibilitas pasar.

“Millennium Job Center harus kita dorong menjadi ruang kolaborasi produktif yang mempertemukan talenta muda dengan kebutuhan riil industri. Yang kita bangun bukan sekadar program pelatihan, melainkan sebuah ekosistem yang mampu melahirkan SDM kompeten, adaptif, dan memberikan nilai tambah nyata bagi perekonomian Jawa Timur,” tegas Asep.

Guna mewujudkan hal tersebut, Asep menggarisbawahi pentingnya penguatan sinergi Pentahelix yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, komunitas, dan media.

Menurutnya, tidak ada institusi yang mampu bergerak secara soliter dalam membangun ekosistem talenta digital.

Mengacu pada Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 71 Tahun 2023, Bakorwil memegang peran vital untuk mengoordinasikan, menyinkronkan, memfasilitasi, serta memantau ketercapaian prioritas pembangunan daerah.

Dalam implementasi MJC, Bakorwil bertindak sebagai connector, identifier, facilitator, matcher, dan monitor yang menghubungkan para pemangku kepentingan, memetakan potensi lokal, serta memastikan setiap proyek kolaboratif memberikan dampak ekonomi yang terukur.

Pendekatan pengembangan talenta ini dirancang berbasis keunggulan komparatif dan kooperatif di setiap daerah kerja Bakorwil Malang :

Malang Raya: Berfokus pada pilar pendidikan, pariwisata, ekonomi kreatif, dan UMKM. Pasuruan dan Sidoarjo : Mengoptimalkan kekuatan sektor industri, perdagangan, dan pariwisata.Blitar : Memaksimalkan potensi produk lokal unggulan dan ekonomi kreatif. Surabaya : Memperkuat posisinya sebagai hub bisnis dan aktivitas digital. Kota Batu : Mengakselerasi sektor hospitality dan industri kuliner.

Rekam jejak kepemimpinan Bakorwil Malang dalam memfasilitasi program MJC telah terbukti melalui berbagai portofolio konkret, seperti pemuatan video profil desa wisata, perancangan kemasan produk, fotografi komersial, strategi pemasaran digital UMKM, pendampingan sertifikasi halal, hingga inisiatif Youth Classphoria yang menjembatani generasi muda dengan industri kreatif.

Rapat koordinasi tingkat provinsi ini dihadiri oleh perwakilan perangkat daerah Pemprov Jatim, lima Bakorwil se-Jawa Timur, pengelola East Java Super Corridor (EJSC) dari lima wilayah, serta dinas teknis terkait seperti Dinas Pendidikan, Dispora, Diskop UKM, Diskominfo, Bappeda, Biro Perekonomian, dan Tim Koordinasi Talenta (TKT) Jawa Timur.

“Kolaborasi adalah talenta terbesar yang kita miliki. Ketika pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, komunitas, dan media bergerak bersama, maka kita bukan hanya menciptakan SDM yang unggul, tetapi juga memperkuat daya saing daerah dan menggerakkan ekonomi Jawa Timur secara berkelanjutan.” tandas Asep.

Melalui penguatan fondasi kolaborasi ini, Bakorwil Malang menegaskan kesiapannya sebagai orkestrator pembangunan kewilayahan yang tidak hanya mencetak SDM unggul, tetapi juga memperkuat daya saing daerah menuju terwujudnya visi Jawa Timur Gerbang Baru Nusantara.(*)

 

Sumber Humas Bakorwil Malang

Example 468x60
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *